Story cover for The Reason by keolaCaurie
The Reason
  • WpView
    LECTURAS 330
  • WpVote
    Votos 39
  • WpPart
    Partes 4
  • WpView
    LECTURAS 330
  • WpVote
    Votos 39
  • WpPart
    Partes 4
Continúa, Has publicado jun 04, 2024
Oamra yang tertidur karena bersedih dan marah setelah mengetahui perselingkuhan Ayahnya dengan salah satu teman ibunya, tetapi ketika dia tiba tiba terbangun di pagi hari dia mendapati dirinya disebuah kamar yang tidak dikenalnya dia melihat sebuah foto di samping tempat tidurnya yang menampakan sepasang kekasih saling berpelukan mesra memperlihatkan kedua tangan mereka yang melingkari jari mereka sepasang cincin kawin, melihat wajah keduanya dia yakin bahwa wanita yang tengah tersenyum itu bukanlah wajahnya lalu siapa dia....?

Mengapa dia ada tempat tidur bukan miliknya dan siapa pria yang kini tengah tidur disampingnya apa kah dia masih bermimpi...

Apakah karena rasa sedihnya yang membuat hati dan otaknya jatuh menyebabkan dia berhalusinasi....?

Aku mencubit lenganku dan itu sakit, itu berarti aku tidak sedang bermimpi, dengan sigap aku turun dari tempat tidur untuk mencari cermin di ujung kamar lalu mendapati wajahku sendiri,

Siapa dia...

seorang wanita dengan rambut acak acakan dan bebarapa bekas tanda cinta di lehernya tengah menatap bingung kearah kaca.

Bukankah aku masih berumur 17 tahun, tapi siapa dia.....?
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir The Reason a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Dunia Selalu Ingin Bercanda de ImeeL2101
11 partes Concluida Contenido adulto
Dunia memang penuh dengan drama, tipu tipu dan bisa jadi dunia terkadang ingin membuatmu tertawa lalu menangis bersamaan. Penuh fatamorgana, kamuflase, dan unpredictable. Sama seperti ketika kamu mencintai seseorang, kamu bisa jadi tiba tiba merasa kecewa, terluka, bahkan membenci. Rasa cinta, rasa sayang yang pernah ada hilang terkikis satu persatu, seperti batu karang keropos diterjang ombak laut. Mencintai seseorang itu pilihan, kita yang menentukan untuk siapa hati ini berlabuh. Terkadang perasaan sungguh mengalahkan logika hingga kamu terjebak dalam lingkaran kisah cinta yang rumit. Eh... benerkah cintanya yang rumit? Jadi keinget Mas Duta sheila on7 yang sliweran di tiktok nyanyi "Cinta itu sederhana... yang rumit itu Kamu...., mencintai mu itu mudah, yang sulit adalah membuatmu juga mencintaiku.." Drama ter*epic dalam hidup, "Beneran kamu hamil? Serius? Kamu mau gimana? Kan belum resmi bercerai? Kalau semua orang tau hubungan kita apa nggak makin rumit sayang? Coba deh di test sekali lagi yah?" "Sayang nggak mau punya anak dari aku?" "Sayang, masalahnya bukan itu, sayang tau sendiri kan kalau aku pengen banget barengan sama sayang. Tapi posisi kita yang jadi masalah" angga mencoba tenang sambil berpikir. Bagaimana aku bisa terjebak dikondisi yang sangat sulit seperti ini? Ingin aku merubah alur cerita hidupku sendiri. Ternyata aku terjebak dilingkaran ini. Aq merasakan semua kepahitan ini. Disayangi, diselingkuhi, ditinggalkan, di campakan, di bohongi, di lupakan, dan meninggalkan.
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
Home (Completed) (Repost) cover
Dunia Selalu Ingin Bercanda cover
Me and My World cover
Marrying My Best Friend cover
Best Of Name (END) cover
ZeBara  cover
"Cinta di balik luka" cover
Kamar Untuk Cinta Pura-pura Ku cover

Home (Completed) (Repost)

61 partes Concluida Contenido adulto

"Siapa barusan? Kok enggak disuruh masuk dulu?" ayah kini mengalihkan fokusnya padaku. "Teman Yah. Tadinya mau turun tapi aku bilang gak usah, gak enak udah malem," kataku lalu berjalan meninggalkan ayah. "Harusnya suruh masuk dulu, biar ayah tahu kamu berteman sama siapa?" katanya lagi. Aku memutar mataku jengah. Lalu berbalik menghadap ayah. Lalu berjalan mendekatinya. Menggelayutkan tanganku di tangan kekar laki-laki paruh baya yang selalu merasa khawatir padaku, seakan-akan aku ini masih gadis kecilnya. Satu hal yang ayah lupa aku kini sudah berusia 26 tahun dan aku sudah bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. "Ayah, dia itu bukan siapa-siapa! Ayah gak usah khawatir kakak udah 24 dan bisa jaga diri," kataku sambil menggiring ayah masuk ke dalam rumah. Kudengar ayah menghela nafasnya, "Kamu itu permata ayah satu-satunya, harus benar-benar ayah jaga, karena ayah tidak akan memaafkan diri ayah sendiri jika sesuatu terjadi sama kamu," katanya. Aku mengelus lengan ayah, "Ayah gak usah khawatir! Kakak gak akan buat ayah kecewa," kataku lalu masuk ke dalam rumah. Ayah kemudian melepaskan lenganku yang menggamit menutup pintu depan dan memastikannya agar terkunci rapat.