Aku Kamu Dan Allah [END]

Aku Kamu Dan Allah [END]

  • WpView
    LECTURAS 3,702
  • WpVote
    Votos 422
  • WpPart
    Partes 81
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, ago 26, 2024
Cinta segitiga yang paling indah hanyalah cinta segitiga antara aku, kamu dan Allah. definisi lebih dahulu mencintai penciptanya baru ciptaannya ternyata seindah itu meski akhirnya tidak ditakdirkan untuk berjodoh tapi terimakasih karena telah menjadi perantara yang membuat ku lebih dekat dengan Allah. Zahratus Syarifah, seorang perempuan yang masih minim ilmu agama nekat mencintai Aldi Ramadhan seorang santri yang sudah memiliki banyak ilmu pengetahuan tentang agama bahkan ia juga merupakan seorang ustadz muda.
Todos los derechos reservados
#35
mengagumi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Takdir di Sepertiga Malam
  • Cinta Tak Terduga
  • MENJAGAMU LEWAT DOA
  • my husband is my idol
  • cinta yang terlambat
  • Mencari Kebenaran Cinta
  • | Ulfa Eliza | •End•
  • Cinta dalam Doa [Terbit]
  • CAHAYA AL-GHIFARI [NIKAH TAPI MONDOK][TAMAT]

Aisyah Khairunnisa tidak pernah menyangka bahwa hatinya akan terpaut pada seseorang yang bahkan tidak pernah ia kenal sebelumnya. Ia hanyalah wanita biasa, dengan pemahaman agama yang masih minim. Namun, semua berubah sejak ia mengenal seorang ustadz muda di kampungnya, seseorang yang tanpa sadar menuntunnya menuju jalan yang lebih baik. Fathir Al-Farizi, seorang ustadz muda yang berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya, Kiai Abdul Ghafur, mengelola sebuah pondok pesantren kecil bernama Pesantren Darul Falah, tempat para santri dari berbagai daerah menimba ilmu agama. Meski berasal dari kampung yang sama, Aisyah dan Fathir tidak pernah benar-benar mengenal satu sama lain, hingga satu momen mengubah segalanya. Dalam diam, Aisyah mulai mengagumi Fathir. Bukan karena ketampanan atau statusnya sebagai seorang ustadz, melainkan karena keikhlasan dan keteguhannya dalam mengajarkan ilmu agama. Semakin ia mengenal Fathir, semakin ia merasa kecil dalam hal ilmu dan pemahaman agama. Namun, kekaguman itu tidak cukup untuk membuatnya merasa pantas. Ia hanya bisa menatap dari kejauhan, tanpa tahu apakah hatinya akan sanggup menanggung harapan yang mungkin tak akan pernah terbalas. Di antara doa-doa yang ia panjatkan di sepertiga malam, Aisyah berusaha mendekatkan diri kepada Allah. Ia ingin berubah, bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi untuk bisa menjadi seseorang yang lebih baik di mata-Nya. Namun, apakah perubahan itu cukup untuk mendekatkannya dengan Fathir? Ataukah cinta ini hanya akan menjadi ujian bagi keikhlasannya dalam berhijrah?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido