AMARA
  • WpView
    Reads 193
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 1, 2024
#ON GOING SLOW UPDATE!!! Xania Amara Vikander seorang anak yang menjadi korban pertengkaran orang tuanya yang menyebabkan mara mengalami trauma yang begitu mendalam walaupun Kejadiannya beberapa tahun silam tetapi masih sangat membekas hingga sekarang, Sehingga membuat nya mempunyai kepribadian yang sedikit berbeda dengan remaja seusianya Di tambah ia harus berpisah dengan sahabat kecilnya yang sangat dekat dengannya Apakah mara akan bertemu kembali dengan sahabat kecilnya ? Penasaran? Langsung baca aja ya :)
All Rights Reserved
#609
gengster
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • He's My Best Friend [END]
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • π€π«π πšπ§π­πšπ«πš π‹πžπ¨π§πšπ«π [HIATUS]
  • MOST WANTED & KETOS CANTIK
  • MAYARA (TAMAT)
  • Dirgantara (REVISI)
  • Gak! Sengaja!
  • SAVEA - [COMPLETED]
  • kisah Satria & Aira [End]
  • DOUBLE SARA

Sudah [Tamat] ⚠️HARAM PLAGIAT" Aku nggak pergi. Aku hanya ada di hati kamu untuk sekarang,besok,dan selamanya," "I love you, Aretha Nararsya. You are the only one and forever." Aretha teringat kembali memorinya dengan Kara dan masih mengingat dengan jelas tatap teduh dari cowok itu. dia tersenyum hangat. Kemudian berkata "I love you Saskara Arkana. You are in my heart for now and forever." Aretha menatap makam itu dengan senyum hangat, lalu dia berdiri kaget melih Alva dengan tatap kosong sambil menarik tangannya memasangkan sesuatu di tangannya. "Dari Kara. Jangan untuk selamanya sampai mendapatkan cinta yang sejati. Simpan baik baik jika telah menemukan cinta itu." "Ayo sekarang kita ke bandara," ajak Alva mengulurkan tangannya pada Aretha. Aretha menerima tangan Alva tanpa sadar air mata itu lolos dari pertahanan kelopak mata Aretha. Semeliar angin menerpa wajah seorang menangis tertahan, dia masuk kedalam mobil matanya masih tertuju pada gundukan tanah itu walaupun mobilnya sudah berjalan jauh. "Aku tunggu kamu kembali dengan versi yang berbeda." _Saskara Arkana Krismantara_

More details
WpActionLinkContent Guidelines