Ternyata Bukan Benci

Ternyata Bukan Benci

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 4, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Sangat menyakitkan menjadi Sanaya, ia harus merelakan ibunya menikah lagi dengan duda kaya yang memiliki anak laki-laki berusia satu tahun di atasnya bernama Sean. Terlebih Sean yang kini menjadi kakak tirinya itu adalah orang yang membunuh kakak kandungnya di masa lalu. Ketika Sanaya kira hubungan mereka hanya sebatas saling membenci, ternyata Sean memiliki rencana lain. Persahabatannya yang hancur, kekasih yang pergi meninggalkannya, itu semua rencana Sean. Belum puas dengan itu, Sanaya tak pernah menyangka jika Sean pun tega merenggut kesuciannya secara paksa.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Perfect Doll
  • Tied To Marriage
  • Tiara
  • Gelora Cinta Buta (Terbit Buku Cetak)
  • DEADLY DEMON WOMEN (ENDING)
  • The Fault Wedding
  • Transmigrasi bad girl
  • Ratapan Hati  Ibu Tiri
  • SHEA : The Bad Girl

Akibat sebuah kecelakaan, bukan hanya kehilangan kemampuannya untuk berjalan, Davina juga diminta menikahi Devon, pria yang membencinya dan menganggapnya pembunuh. Meski begitu, Davina ingin menjalankan perannya sebagai istri dengan baik dan berharap perasaan Devon berubah suatu saat nanti. *** Sebuah kecelakaan menewaskan ayah Devon dan merenggut kemampuan berjalan Davina. Sebagai permintaan terakhirnya, Alfredo meminta Davina untuk menikahi Devon dan menjaga anak semata wayangnya itu. Meski awalnya menolak, Devon dan Davina akhirnya menikah sebelum Alfredo mengembuskan napas terakhir dan kehidupan pernikahan Davina yang menyesakkan pun dimulai. Tidak hanya Devon tidak menganggapnya sebagai istri, Devon juga menganggap Davina sebagai pembunuh satu-satunya keluarga yang Devon miliki. Namun, hal itu tidak membuat Davina menyerah dan berharap bahwa perasaan Devon berubah. Meski rasa sakit akibat perlakuan Devon setiap harinya membuat perjuangan Davina semakin berat dan membuatnya bertanya-tanya, sampai kapankah ia bisa bertahan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines