Story cover for Cinta dalam Doa by rohmawatirahma
Cinta dalam Doa
  • WpView
    Reads 130
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 16
  • WpView
    Reads 130
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 16
Complete, First published Jun 04, 2024
Mature
"Aku memang mencintai mu tapi aku lebih mencintai tuhanku yang maha pemberi rasa Cinta,"
-Arsira Rahma-

Cinta hadir karena adanya rasa namun cinta datang tiba-tiba tanpa permisi dan kata sapa.

"Aku tidak bisa menolak rasa yang ada, namun aku juga harus menahan gejolaknya nafsu yang membara,"
-Huzaifah Aslam Atarazzka- 


"Selama apapun kita menjaga hati untuk saling berkomitmen namun pada akhirnya kita akan tetap berpisah bukan karena tidak Cinta namun karena Takdir yang tidak mempersatukan kita, karena ternyata sejatinya takdir antara kapan dan kafan,"
- Alvin Nizamma Athalla-

Perjalanan mencari Cinta dan menjemput takdir dengan doa.

Mampukah Semua orang melawan takdir yang telah tuhan gariskan untuknya?? Lantas dengan cara apa kita harus menerima takdir???
All Rights Reserved
Sign up to add Cinta dalam Doa to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Terkulai Tapi Tak Layu cover
The Only One cover
Imam Untuk Raina (Selesai) cover
When Destiny Weeps cover
Takdir cinta berawal masjid ( TAMAT ) cover
Setulus Cinta Fatima cover
Tertulis Dalam Doa cover
Perjalanan Kisah Cinta Afia cover
Tomorrow • (Can't) Unite cover
Takdir Dua Insan cover

Terkulai Tapi Tak Layu

34 parts Complete

Aku seorang wanita yang tak mengerti akan arti cinta. Aku yang tak pernah berfikir akan dapat merasakan, bahkan mendapatkan sebuah cinta yang tulus. Teramat tulus, sehingga aku merasa bingung untuk membalas ketulusan mereka. Mereka yang tak pernah ingin diriku terluka, namun merekalah yang pada akhirnya masuk ke dalam lukaku. Menjadi bagian dari luka ini. Mereka mencintaiku, aku tahu. Mereka mengasihiku, aku pun tahu. Terkadang aku menyalahkan takdir yang tak pernah bersahabat padaku. Takdir yang selalu membawaku ke dalam keterkulaian, serta yang memaksaku untuk bertahan. Bertahan untuk tak menjadi layu. Bertahan, walaupun air mata tak sempat tertetes kembali. Pada akhirnya salah satu cinta mereka membuatku benar-benar terkulai tak berdaya. Bahkan tak hanya cinta yang membuatku terkulai, masalah hidup yang tak kunjung berakhir membuatku berusaha tak layu hingga waktunya tiba. Dan akankah aku bisa melewati semuanya, dengan cinta dan air mata ini? Atau aku akan pergi dan menyerah dengan takdirku?