FORBIDDEN ROMANCE [TAMAT]

FORBIDDEN ROMANCE [TAMAT]

  • WpView
    MGA BUMASA 103,319
  • WpVote
    Mga Boto 272
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadMatureKumpleto Tue, Jun 4, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Orang macam apa yang minum kopi kayak gini? Hot coffee bukan, iced coffee juga bukan." "Oh, I prefer hot lady dibanding hot coffee." Sejak awal, pertemuan Cantika dan Ben bagai bencana. Sekuat tenaga Cantika berusaha menghindari pria yang berbahaya dalam berbagai level tersebut. Namun entah bagaimana, Cantika selalu dihadapkan pada keadaan yang memaksanya bertemu dan membutuhkan bantuan lelaki itu. Kiara Cantika bukan gadis biasa. Kecantikannya yang bak dewi membuatnya selalu menjadi pusat perhatian ke mana pun dia melangkah. Nyatanya, paras cantik tak selalu menjadi anugrah. Berkat itu, Cantika seperti magnet bagi orang-orang aneh termasuk tetangga sintingnya, Bennedict Soren. Ben punya sejuta pesona, wajah tampan, dan kehidupan yang mapan. Hanya satu yang kurang menurut Cantika; kurang waras. ==== ⚠️ TRIGGER WARNING ⚠️ explicit content, suicide **UPDATE Selasa, Kamis, Sabtu. Kalo gak update, tagih aja. #1 toxicrelationship [30 Jul 2024] #1 bencijadicinta [9 May 2025] #1 skandal [27 Aug 2025]
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Rajendra
  • Silent Devotion | END
  • Falling For My Healer (Completed)
  • NOXIOUS ALPHA! [21+] | TERBIT
  • DEMOND LORD'S LOVER
  • TITANIUM [END]
  • TACHYCARDIA [END]
  • TOKSIKOLOGI [END]
Rajendra

Tentang hubungan tidak sehat antara Jendra & Abel. ⚠️ 21+ ___ "Ngapain lo pulang sama Harsa? Mau lo kawinin juga?" sarkas Jendra sembari menghembuskan asap rokok dari mulutnya. "Ngomong apa kamu, Jen? Dia nawarin aku pulang bareng, katanya kamu ada rapat BEM jadi nggak bisa pulang sama aku," jawab Abel dengan menahan napas agar asap rokok tidak memasuki paru-parunya. "Siapa yang bilang nggak bisa pulang sama lo? Gue udah nunggu lo di parkiran, bangsat!" murka Jendra kemudian mencengkram pipi Abel dengan kasar. "Jendra, sakit! Maafin aku, lepasin tangan kamu!" Abel berusaha melepaskan cengkraman tangan Jendra sekuat tenaga, namun usaha nya sia-sia. "Puasin gue, gue mau buat lo nggak bisa jalan biar nggak ketemu Harsa ataupun cowok lain di luar sana." ___ "Abelll, Ajen bawain Chatime nihhh!!!" Jendra memasuki kamar Abel dengan riang. "Ada mau nya ya?" terka Abel kemudian menerima uluran plastik dari Jendra dan memeluknya. "Hehehe, mau nen."

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman