Captivated Me 2: Belenggu [END]

Captivated Me 2: Belenggu [END]

  • WpView
    LECTURAS 69,874
  • WpVote
    Votos 2,632
  • WpPart
    Partes 34
WpMetadataReadContenido adultoConcluida jue, ago 14, 2025
Setelah menerima takdirnya menjadi istri dari Ansel Andaresta, Sabrina pikir hidupnya akan baik-baik saja. Bukankah Ansel sangat sempurna? Ia akan bahagia. Nyatanya Sabrina salah, pernikahan yang seharusnya 'indah' menjadi kacau tanpa pernah Sabrina duga. Kesialan tidak pernah sudi untuk meninggalkannya. Keluarga kecilnya tidak baik-baik saja, terutama anak laki-laki semata wayangnya. Segala upaya ia lakukan guna untuk membuat keluarganya tetap bahagia, tak masalah bahkan jika ia harus kehilangan banyak hal termasuk nyawanya. ----------- "Kamu punya aku, Sabrina ... masalah kamu masalahku juga. Cerita sama aku dan kita bisa selesaikan semua sama-sama." "Gimana kalau satu-satunya cara biar semua masalah ini tuntas adalah dengan aku menghilang, Ansel?" "Maka kita bisa menghilang bersama-sama, bawa aku dan Revin menghilang bersama kamu." Namun tentu saja, Sabrina lebih memilih untuk mengilang sendirian. Bukankah lebih baik jika ia membawa masalah itu pergi dengan tangannya sendiri? Ansel dan Revin sudah sangat sempurna dan ia tidak mau ada 'noda' yang mengotori keduanya. ----------- Sequel of 'Captivated Me' on X (Twitter) copyright©2024, jeondaniuniverse
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Call It What You Want (END)
  • Crazy Lovely Man [Tamat]
  • Unwanted Bond [END]
  • Crazy Marriage
  • DESIDERIUM (SELESAI)
  • Komposisi Cinta (END)
  • Terberai
  • Bad Marriage[✓]
  • JOJO
  • A Day In My Love

Menjalani pernikahan yang menurut Zayra terlampau biasa-biasa saja membuatnya merasa jenuh. Apalagi dihadapkan dengan suami yang setiap kali berbicara selalu memancing emosinya. Tak pernah melakukan kekerasan, laki-laki itu hanya menjengkelkan bagi Zayra. Semua hal yang menjengkelkan itu selalu kalah setiap kali Zayra memandang sosok Arya dengan dalam. Dibalik tingkah menjengkelkannya, tetap laki-laki itu adalah pilihannya sedari awal. Ia pikir Arya yang dipilihnya menjadi pasangan sehidup semati tidaklah buruk. Namun hampir satu tahun pernikahan, dirinya hanya mendapatkan sebuah kebingungan. Zayra tentu tidak tahu bagaimana perasaan Arya yang mengemban peran sebagai suami. Tapi Zayra bukan tidak mengerti bahwa semestinya dari awal ia tak memilih Arya untuk berada di sisinya. Karena Zayra tahu laki-laki itu masih menyimpan rapi dan apik kenangan bersama mantan calon istrinya. Menjelang perayaan satu tahun pernikahan nanti haruskah ia memilih untuk mengakhiri semuanya dengan Arya, laki-laki pertama yang mengisi hati serta harinya?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido