Not you

Not you

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 5, 2024
Dalam gelapnya kehidupan, kita sering menemukan cerita yang tak terduga, kisah yang menyentuh hati dengan kejujuran yang pahit. Cerita ini bukanlah tentang protagonis yang polos dan naif, atau antagonis yang penuh kejahatan. Ini adalah kisah tentang Asty dan kemunafikannya, tentang pergulatan batin dan topeng yang dikenakannya. Asty bukanlah sosok pahlawan, namun juga bukan penjahat. Ia adalah manusia biasa, dengan kelemahan dan kekurangan yang seringkali tersembunyi di balik senyuman dan sikap yang ramah. Dalam hubungan yang dijalaninya, ada kejujuran yang hilang dan kata-kata yang tak terucapkan. "Jujur saja, aku hanya orang yang kebetulan kamu dapatkan, bukan orang yang kamu suka" - Arby Cerita ini mengajak kita untuk merenungi sisi gelap dari diri kita sendiri, dan menghadapi kemunafikan yang mungkin tersembunyi dalam hati. Ini adalah kisah tentang penerimaan, penyesalan, dan mungkin, pengampunan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LALA
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • SECRET
  • I'M ANTAGONIS
  • ARUMI: And Four Naughty Boys
  • Amor Almira
  • LOST SIGNAL
  • The Dark Side(END)
  • Topeng
  • Hurt, Mr. Donovan! (end)
LALA

Tawa, cinta dan luka Lala Anastasya Rifani, gadis SMA biasa yang memiliki sifat ceria, ia harus bertemu dengan seorang pemuda yang dingin, namanya Rio Arfan arsyifki , yang membangun sebuah tembok acuh yang menjulang tinggi, itu ia lakukan agar tak ada celah untuk orang lain melihat luka yang sengaja ia tutup dari dunia. Sampai akhirnya perlahan kekuatan tembok itu tak bertahan lama, sedikit celah mulai terlihat, saat ia mulai terbiasa dengan kehadiran Lala yang membawa kehidupan sepi nya menjadi sedikit berwarna. Lala yang selalu hadir di setiap harinya, membawa sebuah alasan pertemanan, agar dirinya dapat selalu melihat rio, Alasan Sederhana namun dapat membawa dirinya menjadi jatuh kepada pemuda dingin itu. lalu, bagaimana dengan luka yang sengaja di tutup oleh Rio? Apakah Lala bisa menerima , kekurangan dan menjadi obat untuk luka itu? Bagaimana dengan kelanjutan hubungan keduanya? ------- " Sekarang kita temen" ucap Lala tiba tiba disertai tangan yang sudah bersiap menerima uluran tangan Rio " Hari ini, besok dan seterusnya Lo ga akan pernah gue anggap temen gue, gue benci cewe yang sok baik kaya Lo! Dan satu lagi gue peringatin jadi cewe jangan belagu!" Balas Rio dengan suara tajam dan sorot mata yang seolah olah ingin menghabisi Lala hidup hidup " Gapapa kalo Rio ga mau anggap Lala temennya Rio, tapi Lala yakin di suatu hari nanti Rio pasti butuhin Lala buat jadi temen... Temen hidup misalnya xixixi" ucap Lala santai dan jangan lupakan senyum manis yang selalu setia bertengger di bibir ranum nya " Sinting!" Selamat membaca:) Ini cerita pertama ku, maaf kalo ada banyak kesalahan dan kosa kata yang kurang pas:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines