Trading the Spotlight [TERBIT]

Trading the Spotlight [TERBIT]

  • WpView
    Leituras 3,110
  • WpVote
    Votos 187
  • WpPart
    Capítulos 29
WpMetadataReadConcluída ter, jan 21, 2025
Dari sekian banyak potensi, aku rasa potensi terbesarku adalah hidup dalam bayang-bayang hutang atas kemewahan hidup kekuargaku. Hidup bagai layang-layang terbawa angin tanpa tuju, masih beruntung kait benang tidak putus. Atau barangkali, sebentar lagi. Apa yang diharapkan dari karir diambang batas menuju jurang kemiskinan selain berharap datang sebuah keajaiban? "Mel, ini. Undangan terakhir, Milan Fashion Week. Aku harap itu bisa mengembalikan sinar lampu sorotmu." Tidak ada keberuntungan dalam kalender hidupku. Bahkan untuk mendapatkan hidupku kembali, aku harus membayarnya dengan ketidakbebasan. "Satu bulan lagi?" tanyaku. "Satu bulan dan kita selesai."
Todos os Direitos Reservados
#46
pensivol11
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • LINGKARAN | Anzahl dRei |
  • D E T A K
  • REVERSE BOY [ TAMAT ] ✔
  • [3] Miracle Pill Maker Bullies the Boss [DISCONTINUED]
  • As Possible
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • Golden Blossoms (End)
  • In the Afterlight

Mereka bilang aku rusak-tapi tak satu pun dari mereka yang datang untuk menolongku. Di negeri yang menganggap luka di kepala sebagai kelemahan iman, kurang piknik, atau akibat terlalu banyak main HP, penyakit kejiwaan masih dipandang sebagai kutukan atau aib. Orang yang menangis dianggap cari perhatian. Yang bunuh diri dicap bodoh. Sementara seminar motivasi terus digelar di hotel mewah, rumah sakit jiwa penuh, dan mereka yang sungguh-sungguh membutuhkan bantuan justru dilabeli "gila"-lalu dilupakan. "Lingkaran" mengikuti kisah Kaisel, seorang anak dibawah umur yang dimasukkan ke rumah sakit jiwa setelah mengalami pelecehan seksual di masa kecilnya. Diabaikan oleh keluarga, dihakimi oleh masyarakat, dan terjebak dalam sistem yang gagal melindunginya, Kaisel hidup didalam dunia yang tidak lagi bisa ia percayai. Tak ada nama, tak ada suara-hanya ingatan yang kabur dan luka yang tak bisa dijelaskan. "Ini terasa begitu sakit... ini membuatku pusing... ini sakit sekali..." "Aku harap rasa sakit ini berhenti. Kenapa begitu sakit? Aku tidak mau sakit..."

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo