Hilmi Untold Story (END)

Hilmi Untold Story (END)

  • WpView
    Reads 7,634
  • WpVote
    Votes 637
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadComplete Sun, Jul 21, 2024
(cerita ini diikutsertakan dalam #FestivalMenulisFiksiRasi) Hilmi membenci pernikahan kedua ibunya. Tidak bisakah semua orang percaya pada perkataannya? Semuanya menganggap Hilmi hanya membual hanya karena ia masih dibawah umur dan dianggap sebagai bocah yang tidak tahu apa-apa dan tidak berhak mencampuri urusan orang dewasa. Tapi Hilmi juga manusia, ia berhak berpendapat dan menyuarakan pikirannya. Mereka menganggapnya berbeda. Hingga Hilmi memutuskan untuk bungkam dan tidak pernah menceritakan lukanya pada siapapun itu dan kapanpun juga. Namun hidup memiliki rencananya tersendiri, seperti yang pepatah katakan, sejauh apa pun tupai melompat ia pasti jatuh juga. Sama seperti kebungkaman Hilmi, yang akhirnya terungkap. Start: 08/06/24 Finish: 21/07/24
All Rights Reserved
#242
eunseok
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • This Really Hurts [END]
  • Marriage Is Scary Or Happy?
  • You Are My Medicine [END]
  • SOLITUDES
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • ZiAron [END]
  • Atarangi. {Selesai}
  • Benalu [Terbit]
  • LOVE in SILENCE

[Teenfic, Friendship, Angst, Romance] ~Second Story~ 🎖 # 1 Penderitaan - 24 Mei 2023 🎖 # 1 Angst - 28 Januari 2022 🎖 # 1 Kesedihan - 7 Januari 2022 🎖 # 1 Rapuh - 14 Agustus 2021 🎖 # 1 Hancur - 25 Agustus 2021 🎖 # 1 Broken - 30 Agustus 2024 🎖 # 2 Lelah - 29 Maret 2023 🎖 # 3 Keluarga - 16 Agustus 2022 🎖 # 4 Sakit - 28 Januari 2022 Do not plagiarize if you feel you are not trash! Cover by Pinterest ...... Latisha, seorang gadis tangguh yang selalu berusaha menyembunyikan kerapuhannya dari orang-orang sekitar. Sedari kecil ia mengalami berjuta kepedihan. Dimulai dari tak dianggapnya ia oleh kedua orang tuanya sendiri karena sebuah kejadian buruk di masa lalu. Dijauhi dari pergaulan sebab dianggap munafik. Hingga mengidap penyakit kronis yang mematikan. Tidak ada kata bahagia sama sekali di dalam hidupnya, sampai-sampai dia selalu memohon agar tak diberikan kesempatan lagi untuk bisa membuka kedua mata di pagi hari. Gila memang, tapi dia tidak berbohong. Dia ingin menyerah, namun tak pernah bisa. Dia tak bisa pergi meninggalkan dua orang yang sangat dia sayangi, yaitu adik dan teman sekaligus sahabat pertama yang dia punya. Seorang sahabat yang telah berhasil membuat dia kembali mengenal senyum dan tawa. Seorang sahabat yang sudah dia anggap seperti keluarga. Seorang sahabat yang tanpa sadar dirinya cintai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines