Biru Dan Duka

Biru Dan Duka

  • WpView
    Reads 214
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 10, 2024
( hanya sebatas karangan saja ) "Gadis ODGJ" -Daryan Darimana ini berawal , aku bertemu dengan gadis itu gadis aneh dengan sejuta keluh kesah , dia gadis yang mempunyai daya tarik berbeda entah mengapa aku luluh dibuat nya , Biru mungkin kau tak akan percaya aku bisa mengatakan itu tapi kau adalah orang aneh yang benar - benar menarik hatiku . "OM OM PEDO" -Biru Sejak kapan rasa ini timbul , rasa ini benar benar tak sabaran sangat sangat melenceng dari pemikiran ku , aku berharap lebih ? Hahahahaha sadar lah kau bukan siapa siapa , aku hanya orang asing yang tiba - tiba datang di hidup nya mana mungkin dia menyukai ku sedangkan mulut nya selalu mengatakan hal yang kasar padaku . *JANGAN TERLALU BERHARAP* UP SESUKA GW SEBISA GW
All Rights Reserved
#915
biru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Biru [END]
  • Dyara Dan Kisahnya [End]
  • Gw Hamil ?! ✔️
  • Janin menyatukan kita berdua
  • DIA BIRUTA
  • Gus Zayn : Langit Biru di Yogyakarta
  • The Butterfly Effect
  • HEARTBREAKING (On Going)

Sinopsis : Biru mencoba melambai-lambaikan tangannya tepat di hadapannya tapi hasilnya tetap sama. Tatapan yang sama. Raga yang diam. Pikiran yang kelayapan. Jiwa yang dipenuhi kerinduan. Laila tersadar dari lamunannya, saat wajah Biru tepat berada di hadapannya. "Apakah kau menyukai langit biru?" "Sampai-sampai apapun yang ada di sekitarmu kau begitu tidak peduli" "Menurutmu, apa yang indah dari langit biru?" ucap Biru pada Laila yang kini tengah menatapnya. Laila tidak mengucap sepatah kata pun. Ia berusaha untuk berdiri dari duduknya. Dan ia sama sekali tidak berpikir untuk menjawab pertanyaan beruntun yang terucap dari mulut Biru. Tak lama dari itu, pandangannya berubah menjadi kabur. Langit biru tidak lagi terlihat. Yang ada hanyalah ruangan dingin yang begitu gelap. Laila pingsan di hadapan Biru. __________________ Tiga per dua diperoleh dari kesadaranku. Sisanya hanyalah angan tentang kenangan. ~Laila Buktinya, kamu sama sekali tidak bisa melepaskan ingatan tentang kenangan itu bukan? Ya, ia abadi dalam hati ~Maria Apa yang indah dari langit biru??? ~ Biru

More details
WpActionLinkContent Guidelines