Moonlight Thief:
Di tengah kota metropolitan yang gemerlap, bernama "Aurora," tersembunyi sebuah misteri yang memikat.
Aurora, kota dengan arsitektur futuristik dan teknologi canggih, juga menyimpan rahasia-rahasia yang terselubung di balik gemerlapnya.
Seorang pencuri misterius, yang hanya muncul di bawah sinar rembulan, mencuri benda-benda berharga dengan cara yang tak terduga.
Dia dikenal sebagai "Moonlight Thief," sosok yang diburu polisi, namun dipuja oleh sebagian orang karena keahliannya yang luar biasa.
Anya, seorang reporter muda yang ambisius, terobsesi untuk mengungkap identitas sang pencuri.
Anya bekerja di "The Chronicle," surat kabar ternama di Aurora yang dikenal dengan investigasinya yang tajam.
Namun, semakin dalam Anya menyelidiki, semakin banyak teka-teki yang muncul.
Di tengah pengejarannya, Anya bertemu dengan Arga, seorang detektif yang dingin dan misterius.
Arga tergabung dalam "Divisi Khusus," unit elit kepolisian Aurora yang menangani kasus-kasus rumit.
Arga menyimpan rahasia yang tak terungkap, dan Anya merasa tertarik padanya.
Apakah Anya akan berhasil mengungkap identitas Moonlight Thief?
Ataukah dia akan terjebak dalam permainan berbahaya yang penuh dengan misteri dan cinta di kota Aurora?
Siap-siap untuk petualangan yang menegangkan, penuh teka-teki, dan dibumbui kisah cinta yang penuh misteri di kota Aurora.
Moonlight Thief, sebuah novel yang akan membuatmu terjaga hingga larut malam.
[DIMOHON BUAT READER'S SEBELUM BACA CERITA INI UNTUK TAHU KALAU INI MENCERITAKAN TENTANG TRANSMIGRASI YANG CUKUP KLISE. JADI JIKA ADA KALIMAT YANG SANGAT TIDAK MASUK AKAL MOHON DIMAKLUMI KARENA TIDAK AKAN ADA REVISI] sekian dari author.
Arasya Putri Ghustav, gadis yang meninggal tepat di umurnya yang ke-17 tahun karena membantu seorang nenek nenek yang hendak menyebrang jalan. Yang tanpa gadis itu sadari dari arah kanan terdapat truk yang melaju kencang dan dalam sepersekian detik langsung menabrak tubuhnya.
Untungnya saja nenek yang tadi ia tolong dengan cepat Arasya dorong ke tepi jalan membuat hanya tubuhnya saja yang terpental jauh hingga darah langsung merembes dari kepalanya yang terbentur aspal jalanan.
Bukannya kesakitan, Arasya malah tersenyum di sela-sela kesadarannya. Karena ia merasa beban yang dipikulnya selama ini sudah tidak ia rasakan lagi.
Tanpa gadis itu ketahui kalau jiwanya malah mengalami transmigrasi kedalam tubuh seorang gadis cupu yang sering dibully dan sangat dibenci oleh kedua abang kembarnya.
Keajaiban memang seringkali ada di sekitar kita, sang nenek yang sudah Arasya dorong kepinggir jalan, keadaan nya tidak kenapa-napa hanya luka kecil sedikit.
"Sungguh mulia hati mu nak, kau akan hidup kembali dengan bertransmigrasi ke tubuh seorang gadis lemah," ucap nenek-nenek itu lalu menghilang, namun sebelum itu sang nenek menyempatkan melihat tubuh Arasya yang sudah dikerumuni banyak orang, "semoga hidup keduamu membuatmu menemukan kebahagiaan nak."
Mau baca? Tolong follow akun author dulu ya readers tersayang.
MAU PLAGIAT? SINI KALAU BERANI DASAR TUKANG COPAS HASIL KARYA ORANG.