Meliora (KHALIFA & FABIOLA) (END)

Meliora (KHALIFA & FABIOLA) (END)

  • WpView
    Membaca 39,819
  • WpVote
    Vote 3,446
  • WpPart
    Bab 42
WpMetadataReadLengkap Jum, Jul 19, 2024
WpInfo
Fiksi Penggemar
Kehidupan sebagai Taruna dan Taruni yang tidaklah gampang untuk dijalani. Banyak tantangan yang dihadapi dan juga adapun senang maupun susah. Bagaimana jika dua orang yang dipertemukan didalam satu keselarasan yang sama ? Apakah mereka akan bahagia ? . . . Gais sebelumnya aku minta maaf bgt kalau ceritanya aneh dan bahasa aneh soalnya buram bgt soal akpol akpol hehe 🥹🙏🏻 dan maaf kalau ada typo"nya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#69
taruna
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Raina Maramitha
  • Cinta Sejati
  • See U On 2045
  • Blue Collar Crime
  • Wanita Berhijab [END]
  • My boyfriend is Militer 1
  • Iqbal Ku atau Iqbal Mu???

~Raina Maramitha~ Baginya hidup ini benar-benar rumit, perihal perasaan yang membelenggu membuatnya seolah berada pada kepalsuan hidup. Ia tertawa, tapi tak pernah benar-benar bahagia. Ia tersenyum, tapi tak pernah benar-benar merasa baik-baik saja. "Seperti apa sebenarnya definisi kebahagiaan itu?" Ada ruang dihatinya yang terasa hampa. Ada ruang dihatinya yang terasa perih, Ada kenyataan hidup yang tak bisa diterima olehnya. Ia hanya ingin benar-benar merasa bahagia. Tidak ada rasa sakit, ketika menerima kenyataan hidup. Tidak ada rasa hampa ketika tertawa, Tidak ada rasa perih ketika tersenyum. Ia menginginkan kedamaian hati itu. Kedamaian yang membawanya pada kebahagiaan sejati. Akankah dirinya dapat merasakannya? Akankah dirinya bisa berdamai dengan keadaan? Akankah dirinya dapat menemukan kedamaian dan kebahagiaan sejati? ** [Blurb] "Lo tahu, Lo orang paling jahat yang pernah gue temui," sarkas seorang pria berhoodie hitam. Raina terdiam air matanya mengalir deras di pipinya. "Demi kebahagiaan Lo sendiri, Lo tega hancurin kebahagiaan keluarga lain, hah?" sinis pria tersebut. Risa menggeleng dengan air mata yng terus mengalir. "LO MUNAFIK RAINA!" Raina jatuh tersungkur. Badannya meluruh. Hatinya terasa remuk. Semua terasa berhenti baginya. Tubuhnya melemas. Ucapan pria tersebut seolah membuat Raina hilang dari dunia ini. #Catatan: Hanya fiksi belaka #cover by Lela ig : lelasyn_

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan