Story cover for Santra singkat by xioletarexa
Santra singkat
  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jun 06, 2024
Gadis cantik berpotongan rambut pendek wolf itu menghela nafas, menerka nerka apa dia melakukan kesalahan karena pemuda itu tidak tertarik padanya. Namun, dengan kepercayaan diri tinggi ia mengobarkan semangat dalam otaknya.

"Lucu banget, tapi kok dia gasuka sih, sukanya apa coba?"


"apasih orang ini"
All Rights Reserved
Sign up to add Santra singkat to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Kesedihan [SELESAI] cover
BOCAH ITU MILIK SAYA cover
me or her? [END] cover
Sorry [ E N D ] cover
MEMELUK LUKA [END] cover
Seolah 2 pandang Part 1 (End)  cover
Bulan [End] cover
Imperfection : Trapped With Troublemakers✓ [Republish+Remake] cover
Resya's Journey Of Life?  cover

Kesedihan [SELESAI]

62 parts Complete

JANGAN LUPA FOLLOW!! Anak akan tumbuh sesuai dengan lingkungan yang mendidiknya dengan cara apa. Trauma itu benar-benar nyata. Terbawa hingga mereka dewasa. Kisah ini menceritakan sebuah trauma yang membuat cinta Zeora menjadi rumit. Kepercayaan berulang kali dihancurkan. Sampai pada waktu, ia menutup kepercayaan pada semua orang, ia malah menyakiti sosok yang tulus. "Kasih aku ruang sedikit aja di hati kamu. Mungkin terdengar nggak layak. Tapi, aku bakal berusaha buat ngelawan kelainan ku yang kamu bilang gila," ucap cowok itu tulus. Zeora menyunggingkan senyum meremehkan. "Sampai lo mati di depan mata gue atau bersimbah darah karena gue, nggak akan ada sedikit pun ruang yang kebuka buat nerima lo. Dengerin gue. Kita nggak akan bersatu," balas Zeora tajam. Ia tak tau ucapannya inilah yang berakhir penyesalan. Suatu hari kejadian tak terduga menimpa Zeora dan laki-laki itu. Di sana Zeora tau, siapa orang tulus yang telah ia sia-siakan. Apakah penyesalan Zeora itu membuat gadis itu kembali mendapat cinta tulus dari laki-laki itu? Atau malah luka yang terus membuatnya gila?