sebutir rasa

sebutir rasa

  • WpView
    Reads 464
  • WpVote
    Votes 98
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 4, 2024
"Izinkan ku awali aksara ini dengan bismillah dan secarik puisi". 🥀🥀 Mengagumi mu diam dan menyapa lewat doa adalah caraku menjaganya. Dalam rintik rinai sunyi ini ada rindu yang tak bisa ku ungkap Aku memperhatikanmu dalam diam, mendoakan mu setiap hari dan mencintaimu secara rahasia. Ku titip doa dalam tangan yang mengadah Kepada langit yang mendengar Di atas sajadah yang menjadi saksi Dalam tubuh yang bersimpuh Pada tangan yang tak bisa ku gapai Pada jiwa yang membatin sunyi Dan dalam sunyi yang mengiringi doa *WAJIB FOLLOW SEBELUM MEMBACA*
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • UNSPOKEN, YET ALWAYS FELT [ ROMANSA REMAJA ISLAMI ]
  • Love Till Jannah [END]
  • Astagfirullah, Sabrina! (TERBIT)
  • ALESYA (END)
  • AKADIBA • Rasa dan kita (END)
  • Restu Tuhan
  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • Don't Be Sad Allah Is With Us
  • JAUH DIMATA DEKAT DIDOA

CERITANYA BAKALAN SERU KOK KALAU GA PERCAYA COBA BACA SINOPSISNYA AMA PROLOGNYA , AND ... JANGAN LUPA UNTUK FOLLOW DAN VOTE CERITA INI YAAA 🌷 *** Dulu, aku hanya gadis paling muda di antara mereka-anak baru yang bahkan tak yakin apakah pantas berada di tengah tim seni sekolah yang begitu luar biasa. Namun, dia... Zayyan. Ketua tim, pemuda yang menatap kanvas seperti sedang membaca isi langit. Dia yang pertama kali menyodorkan tempat untukku, tanpa banyak tanya, tanpa banyak syarat. Perhatiannya berbeda. Bukan karena cinta yang diumbar, tapi karena batas-batas yang ia jaga. Karena luka yang masih belum sembuh sepenuhnya dari masa lalu yang terlalu dalam. Aku tahu, dia belum siap. Tapi hatiku juga tak sanggup beranjak. Jadi aku mencintainya dengan cara paling diam-lewat doa, lewat garis-garis sketsa yang tak pernah tahu namanya. Hingga waktu memutar jarum kembali, dan aku menemuinya lagi... di kampus, di dunia yang berbeda, dengan dia yang lebih dewasa... dan luka yang mungkin telah reda. Tapi... apakah cinta yang dulu kutanam diam-diam masih bisa tumbuh di antara kami? Atau, diam tetap jadi satu-satunya bahasa yang bisa kami pahami? OKE SEKIAN SINOPSISNYA ENJOY TO READING KAWANN 🙌😊🌷

More details
WpActionLinkContent Guidelines