Pewaris Sepuluh Miliar

Pewaris Sepuluh Miliar

  • WpView
    LECTURES 167
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Chapitres 8
WpMetadataReadEn cours d'écriture54m
WpMetadataNoticeDernière publication ven., juin 21, 2024
Alan Dermawan, pemuda miskin serba kekurangan, dengan tiba-tiba menerima warisan bernilai sepuluh miliar dari sang kakek. Gegabah dan gelap mata, ia menghambur-hamburkan semua uangnya untuk sang pacar, hanya untuk menemukan dirinya dikhianati. Berusaha lari dari kenyataan, namun Alan justru kehilangan nyawa dalam sebuah kecelakaan. Secara mengejutkan, ia kembali ke masa lalu, tepat setelah menerima harta warisan tersebut. Apakah ia akan mengulangi kesalahan yang sama seperti di kehidupan sebelumnya?
Tous Droits Réservés
#119
kaya
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • My Best Mama
  • the two world
  • Mafia or Suami? [ONGOING]
  • 𝐑𝐚𝐡𝐬𝐢𝐚 𝐓𝐞𝐫𝐚𝐤𝐡𝐢𝐫 𝐑𝐚𝐲𝐪𝐚𝐥 ∆ 𝐂
  • Bumi
  • Judul Berbeda
  • BANDOENG DIKALA MALAM [ON GOING]

Anaya berusia 23 tahun, setelah menyelesaikan pendidikannya dia akhirnya mendapatkan pekerjaan sebagai personal assisten dari bos cewek super perfeksionis yang super bawel, ribet dan melelahkan "Gusti... kerja capek, gak kerja gak bisa makan.. ribet banget idup" Saat dipertengahan jalan menuju bandara untuk perjalanan dinas, mobil yg dikendarai mengalami kecelakaan karena menghindari kendaraan yg tiba - tiba melintas didepannya. Saat benturan dikepalanya terjadi "Tuhan... baru saja aku merasakan gaji ke 2 setelah bayar hutang. Semoga dikehidupan selanjutnya, gue hidup bergelimang harta, bersuami kaya, berbentuk cantik bak peri" lama- lama kepalanya terasa begitu berat dan semuanya gelap. ****** Dalam mimpinya banyak adegan kekerasan yg dilakukan oleh wanita cantik kepada anak- anak yg bahkan Anaya perkirakan baru berusia 2 tahun "Ampun mama, ampun" sang anak terus menangis sambil memegang tangannya yg di cubit. Karena tidak kuat dengan adegan dalam mimpi, Anaya berusaha membuka matanya hingga "Duchess, Mohon ampuni saya duchess. apakah duchess sudah merasa baik, saya akan panggilkan tabib" Dengan nyawa yang belum berkumpul ia biarkan sosok yang memakai pakaian pelayan zaman dulu itu keluar dari kamar dan ia fokus menatap sekeliling yang terasa aneh. tiba- tiba kepalanya seperti di pukul alat berat dan terasa sangat pusing, hingga kegelapan datang kembali **** On going Cover: pinterest

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu