Obsession Assila

Obsession Assila

  • WpView
    Reads 76
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 14, 2024
Angka di atas kertas yang membuat hidup Assila Tika andesta menjadi berantakan Angka di atas kertas yang membuat mental dan fisik sila di hajar habis habisan Tarika Tika andesta ibu dari sila ini selalu menuntut nilai yang selalu bagus di antara yang lainnya, dari kecil hingga tumbuh dewasa "Kalau membunuh tidak berdosa, mungkin sila udah bunuh bunda dari dulu" Tidak ada sorotan mata penuh kasih sayang dari tari, sila selalu di siksa bahkan sampai menjual tubuhnya hanya untuk kesenangan Dirga jaya Atmaja, laki laki dengan kehidupan yang sempurna ini begitu Ter obsesi dengan sila Semua cara dia lakukan agar dirinya tetap hidup bersama sila meskipun dengan cara kotor sekalipun Entah sila akan bertahan atau tidak Entah kapan Dirga akan berubah "Penyesalan selalu datang di akhir kak" "Sila menyesal begitu percaya dengan kakak" Start: 7 Juni 2024 Finish : ............
All Rights Reserved
#452
obsesi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • NATHASYA : Obsesi dan Luka - ( on going )
  • Perfect Queen
  • EverLasting Love [TAMAT]
  • SIXTEEN: Hidden Revenge
  • ASKARA (END) TERBIT✔️
  • DAMIAN
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • STRANGER [TAHAP REVISI]

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines