Labuh

Labuh

  • WpView
    Reads 104
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 17, 2025
Kisahku di masa lalu bukanlah hal yang menarik untuk diceritakan, saking kelamnya masa itu. Aku menghancurkan diriku sendiri. Tubuh yang kujaga selama dua puluh tahun telah kotor karena dijamah laki-laki yang entah sekarang berada dimana. Bahkan dia membuatku semakin porak-poranda karena rasa. Usai kepergiannya, aku semakin hilang arah. Meskipun aku rusak di tangannya, setidaknya dia juga memberiku petunjuk arah, dia juga yang menjadi tempatku bersandar selama ini. Kini, aku masih mati-matian memaafkan diri sendiri atas semua hal yang telah terjadi. Belajar mencintai diri sendiri dan memeluk kekecewaan agar tak semakin berlarut-larut. Aku perempuan kotor nan hina, yang pada akhirnya diberikan kejutan yang sama sekali tak terduga. "Anya?" Dua tahun asing tanpa temu dan kabar kenapa akhirnya dipertemukan kembali? Kenapa takdir selucu ini? "Aku bulan depan pergi lagi, sebelum pergi apa aku boleh ikat kamu, Nya?"
All Rights Reserved
#62
fwb
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mantan Terindah
  • (COMPLETE) UAJC Tiara Baron ( Untuk Apa Jatuh Cinta )
  • Mentari Tak Harus Bersinar (Dokter-Dokter)MASIH LENGKAP
  • Mimpiku Bersamamu(Hiatus)
  • Rasa Yang sama
  • Betadine
  • Love Or Whatnot (FIN)
  • (End) Ketika Hanya Hati yang Saling Bicara
  • 90 Hari Selingkuh
  • PAPERFLAKES

Sebuah siksaan yang berat bagi Bagas untuk mengabaikan ketertarikan fisik terhadap mantannya, Nessa, yang saat ini berkali-kali lebih cantik dari Nessa yang dulu pernah ia kenal. Namun, prinsip mereka yang sejak dulu menjadi jurang pemisah diantara mereka rupanya tak lekang oleh waktu, walau ketertarikan diantara mereka sangat sulit mereka lawan. Bagas yang menganut budaya Barat, sementara Nessa yang menjunjung tinggi budaya Timur. Mungkinkah bisa bersatu? *** "Mungkin, aku tidak akan pernah bisa memberikan apa yang kamu inginkan, Nessa. Karena seperti yang kamu tahu aku tidak tertarik dengan komitmen dan sama sekali tidak meyakini sebuah mitos bernama cinta." "Kalau begitu, lepaskan pelukanmu biarkan aku pergi sekarang juga." "Itulah masalahnya Nessa, aku tidak ingin kamu pergi, mungkin sedikit egois, tapi itulah kenyataanya," "Bukan sedikit tapi sangat, sangat egois, Bagas. Kamu menginginkan tubuhku, menginginkan aku selalu di dekatmu dan melarang siapa pun mendekatiku, tapi kamu tidak tertarik untuk memilikiku." "Apakah seminggu ini, sikapku padamu kurang meyakinkanmu kalau aku sangat tertarik untuk memilikimu?" "Aku hanya melihat, keegoisanmu." "Tentu saja aku ingin memilikimu, Nessa. Bukankah aku pernah berkata padamu kalau aku akan memilikimu sesuai dengan keinginanku. Sekarang jika kamu ingin kita saling memiliki, maka terimalah tawaranku. Jangan pernah gunakan perasaanmu dalam hubungan ini, kita tinggal nikmati saja kebersamaan kita. Jangan pikirkan hari esok, cinta dan pernikahan. Tidak ada kesenangan yang menjanjikan dalam kehidupan seperti itu," "Aku pun bersedia menjadi milikmu, tapi 'memiliki' dalam versi aku, yaitu saling memiliki yang diawali dengan cinta dan pernikahan, karena kata 'memiliki' versimu, bukan definisi yang aku inginkan." kata-kata Nessa tegas dan mantap, niat untuk membawa Bagas pada prinsipnya kembali berkobar, walau tidak yakin akan berhasil tapi ia akan tetap mencobanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines