Cantik

Cantik

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 1, 2024
"Apa sih, definisi cantik menurut kamu?" "Cantik itu, apabila kita jatuh di mata manusia yang tepat." Ann terdiam. Menatap wajah Cantik yang begitu tangguh dalam senyumnya. "That's right. Jatuh di mata manusia yang tepat. Bisa jelaskan kenapa alasannya?" tanya Ann lebih detail melalui podcast nya itu. "Ketika kita berada di lingkungan yang sehat, baik itu lingkungan keluarga, sekolah, ataupun percintaan, maka kita tidak akan pusing untuk menjadi manusia yang cantik dan sempurna. Karena mereka sendiri tahu, kesempurnaan dan keindahan itu hanya milik Allah SWT." "Tapi, dengan aku berada di lingkungan yang tidak sehat juga, bukan berarti tidak bersyukur. Justru aku banyak mengambil pelajaran di sana. Ternyata, cantik itu sangat dibutuhkan di zaman sekarang. Menjadi independent woman, juga sangat diperlukan. Karena untuk bisa bertahan hidup di dunia yang kejam ini, sebagai wanita, minimal kita harus punya dua modal itu. Beautiful and Independent."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Things You Can't See
  • Empty | 00L NCT Dream
  • BEAUTY IS EVERYTHING
  • SANDYAKALA ANGKASTA
  • Chantika
  • Luka Atinn...
  • Silent Scars | Orine
  • THE POWER OF MY EYES [BOYSTORY]
  • "Tanggung Jawab"
  • Cinta Di Balik Kost-an

They are here around us Do you believe it, or not? Di dunia ini, manusia hidup berdampingan dengan banyak hal. Fisik maupun nonfisik. Terlihat ataupun tidak terlihat. Mereka ada di sekitar kita, menatap dan memperhatikan kita tanpa kita tahu. Terkadang, mereka menunjukkan keberadaan mereka dengan 'sedikit' mengganggu kita. Hanya orang-orang spesial yang mampu melihat mereka. Menjadi penghubung di antara dua dimensi yang berbeda. Apa yang tidak terlihat, bukan berarti tidak ada. Apa yang tidak bisa kalian sentuh, bukan berarti tidak terasa. Bukankah kita semua pernah merasa tidak sendirian di ruang sepi? Jadi bagaimana? Apa kalian percaya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines