RAYDEN
  • WpView
    LECTURES 36
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., juin 8, 2024
Ini hanyalah sebuah isi hati seorang Rakasa Rayden Devalon Anderson yang merupakan anak keempat dari tujuh bersaudara. Dari ketujuh bersaudara tersebut, hanya Rayden yang di paksa untuk menjadi sempurna dan harus selalu sempurna. Tetapi, di sisi lain saudara-saudara nya itu kepada Rayden karena mereka selalu merasa bahwa Rayden dekat dengan Ayah nya ( Arshaka ) dan Bunda nya ( Aurora ). Ah.. Mereka tidak mengetahui yang sebenernya. Yang Rayden dapatkan dari sosok yang di panggil Ayah itu adalah sebuah siksaan fisik dan mental. penasaran kan?!!! jangan lupa baca, vote, komen, dan subscribe
Tous Droits Réservés
#167
anaktengah
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • UNTUK NADINE
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Saudara Antagonis - End - TERBIT
  • Mom, I'm Sorry
  • Mencari Cinta Sejati (END)
  • Kesedihan [SELESAI]
  • AZRAELLA

Dulu, Nadine adalah matahari kecil di rumah itu. Sejak kecil, tawa Nadine selalu jadi suara paling riuh di pagi hari. Ia yang membangunkan Reyhan dengan menyelipkan es batu ke punggung kakaknya, atau menggoda dengan mencoret-coret wajah Reyhan saat tertidur. Rumah yang sepi tanpa Ibu dan Ayah karena pekerjaan, tetap terasa hidup karena Nadine. Tapi itu dulu. Semenjak kematian Ibu, Nadine berubah. Tak ada lagi tawa yang menggema dari kamarnya. Tak ada langkah kecil berlari di koridor rumah. Tak ada pelukan hangat yang menyambut Reyhan saat pulang kuliah. Yang ada hanya keheningan. Yang tersisa hanya bayangan. Nadine lebih sering mengurung diri di kamar, menutup tirai rapat-rapat, dan menolak berbicara. Sekalipun Reyhan berusaha membuka percakapan, jawaban Nadine singkat, kadang hanya anggukan. Kadang tak menjawab sama sekali. Reyhan tahu, kehilangan Ibu menghancurkan dunia adiknya. Tapi tak pernah ia menyangka, luka itu begitu dalam hingga menenggelamkan Nadine perlahan-lahan.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu