Kau Rumahku

Kau Rumahku

  • WpView
    Reads 754
  • WpVote
    Votes 75
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 3, 2024
Kata orang-orang cinta pertama perempuan itu ayah tapi kenapa aku tidak mendapatkan hal itu justru malah ayahku sendiri yang menjadi sumber luka bagiku. Aku juga di hidup dibawah naungan ayah aku yang selalu sesuka hati memutuskan sesuatu sendiri tanpa pernah bertanya kepadaku. Dan pada akhirnya aku tahu mengapa ayah tidak menyayangiku seperti ia menyayangi adikku ternyata aku bukan anak kandungnya. Sampai saat ini aku belum mengetahui hal apa yang membuat Ayah selalu berbicara "kamu bukan anak saya" .Ketika aku bertanya pada ibu pun ibu tidak menjawab apapun hanya diam dan memelukku dan berkata"maaf nak".Sampai kapan rasa penasaran itu terus mengehantuiku??.
All Rights Reserved
#1
doubler
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dunia Naura
  • OM REZA
  • Admire Or Love
  • Close Your Eyes (Sehun - Jieun) (End)
  • Terluka Untuk Bahagia [ REVISI ]
  • Temani Aku
  • ALVASANDRA
  • Jika Nanti Aku Kembali
  • Bobrok Adalah Jalan Ninja Kami
  • Under The Rain

Kepedihan tentang kehidupan ku semakin menjalar merasuki pikiran ku saat ini, aku tak bisa lagi berpikir jernih. Ini begitu menyakitkan saat aku mengetahui orang tua yang selama ini merawat ku ternyata bukanlah orang tua kandung ku. "Nau kamu mau kemana? ayo aku antar kamu pulang" pria ini begitu gigih ingin membawa ku pulang kembali ke rumah itu, rumah yang menjadi saksi bisu aku dibesarkan dengan kebohongan. "nggak!! aku enggak mau kembali ke rumah itu, aku mohon biarkan aku pergi mencari keluarga ku" hati ku rasa remuk dan hancur saat melihat bunda menangis dan pingsan saat aku memutuskan untuk keluar selamanya. "ini bukan cara yang baik buat menyelesaikan masalah nau" "percaya sama aku, bunda dirumah lagi sakit memikirkan kamuu. jangan egois nau, mereka semua sayang sama kamu" jelasnya

More details
WpActionLinkContent Guidelines