Jaga Dia Untukku

Jaga Dia Untukku

  • WpView
    LECTURAS 87
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, oct 7, 2015
PROLOG Tiga tahun yang lalu kami berjanji bertemu di sini, di bawah pohon beringin tua di puncak bukit belakang sekolah. Bersama-sama membuka botol yang kami kubur di bawah pohon itu. Aku menunggu dan terus menunggu. Namun, ia tak kunjung datang. Dua bulan setelahnya aku kembali. Dengan harapan dapat bertemu dengannya tanpa sengaja. Dan hasilnya tak kuduga. Tanah tempat kami mengubur botol tampak berubah, sepucuk surat di dalamnya telah hilang, surat itu milikku. Aku tak tahu apa yang membuatnya tak datang di waktu yang telah ditentukan dan aku tak mengerti dengan surat kosong yang selama ini ia tinggalkan. Banyak hal yang ingin kutanyakan, banyak hal yang belum terjawab. Aku menunggu dan selalu menunggu. Namun, ia tak juga datang.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Heart Attack
  • Cahaya Dirimu
  • DIA YANG KU SIMPAN DALAM DOA
  • Mantan Housekeeper Bos! (Housekeeper Series)
  • Ex or New? [REVISI]
  • Bukan Istri Bayaran(End)
  • After You, The Rain Felt Different
  • Hidup di Dalam Bayangan

Prolog : Ini pertemuan pertamaku dengannya. Saat itu seseorang datang ke rumahku. Entah kenapa untuk pertama kalinya aku terpesona hanya dengan tatapan matanya saja. Mata biru terangnya yang menatapku dingin, yang menandakan ada maksud lain di balik sana. Pria itu, dia sesosok pria yang berbeda. Pada suatu hari aku menolongnya ketika dia sedang mengalami sebuah masalah. Dia bilang dia sangat berhutang budi padaku, lalu pria itu memberikan nomor ponselnya padaku. Aku menyimpan nomornya baik- baik. Tetapi suatu hari Step mendesakku untuk menggantikan winenya, aku meminta tolong pada Damian. Dan disaat itulah aku semakin dekat dengan pria itu. Aku merasa nyaman saat di dekatnya. Apa kalian bertanya apa aku jatuh cinta atau tidak padanya? Aku juga tidak tahu, karena di dalam takdirku aku di kaitkan dengan kedua pria. Yang satu, pria yang mencintaiku dan yang satu adalah pria yang kucintai? ***

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido