ANTARA KATA DAN LUKA

ANTARA KATA DAN LUKA

  • WpView
    Reads 285
  • WpVote
    Votes 94
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Jun 21, 2024
Moaru Naya Mahendra anak dari Naya jenia. Ia memiliki papa tiri yang bernama Rais Triasaka dan saudara tirinya yang bernama Ray Alfaresya Triasaka. Rumah yang bagi orang-orang adalah tempat ternyaman untuk pulang namun berbanding terbalik dengan Aru. Dia di sayangi oleh mamanya tetapi tak bertahan lama, setelah kehadiran mereka datang. Naya tak menyangka bahwa suaminya itu main perempuan di belakang nya, hingga suaminya menyebabkan Naya mengidap penyakit HIV (Human Immunodeficiency Virus). Hingga pada akhirnya Naya meninggal karna penyakit itu. Tetapi hal yang sangat mengejutkan tentang fakta bahwa papa tirinya itu mengincar aru dan bukan mamanya, hingga dimana papa tirinya itu nekat untuk membawa aru ke tempat yang hanya dia seorang tahu. *** Lio Afresa Adipama, sosok pria yang penuh kemisteriusannya. Ia yang menjadi cinta pertama Aru dan ia juga yang menjadi faktor alasan penyebab penderitaan Aru datang. "Tidak harus menjadi bintang untuk dipandang banyak orang, dan tak harus menjadi senja untuk di anggap indahnya. Kamu akan selalu indah dimata orang yang mampu memandangnya." Bagaimana kisah selanjutnya? Mari dalami cerita seorang Moaru Naya Mahendra dengan segala kisah di kehidupannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saksi Diam
  • Ragu Semesta
  • Pacaran Sama... Dokter Cuek! (Selesai)
  • AURORA
  • Giona: Second Lead My Husband
  • Marrying the Young Master
  • Meneroka Jiwa 2
  • Senja Untuk Amara (TAMAT)
  • LAVANYA

[PROSES ROMBAK] Ini tentang Aruna. Gadis muda yang belum benar-benar mengerti arti 'kehidupan' yang sebenarnya. Ia adalah seorang gadis tak bernoda yang terjebak diantara teka-teki kehidupan. Tak ada petunjuk, tak ada bantuan. Tak ada yang menyadarkannya, seolah semua bersepakat membiarkannya tersesat di dunia gelap tanpa cahaya ini. Kematian tetangga sekaligus teman jamuan-malam-malam neneknya menjadi awal mula semua peristiwa. Orang-orang, dokter dan suster berkata Nathalia terkena penyakit kanker mematikan. Tapi ucapan mereka berbeda seratus delapan puluh derajat dari surat keterangan dokter yang tak sengaja dilihat Aruna diatas meja rumah sakit. Dari sana, perlahan terror mulai menghantuinya. Kardus-kardus berisi buku dengan surat yang menuliskan kalimat-kalimat dengan inti yang sama dengan ancaman disetiap akhir paragrafnya. Tapi Aruna sudah lebih dulu memberitahu nenek dan ibunya. Semua sudah tahu. Tak ada lagi celah dari terduga 'penghilang nyawa' Nathalia. Semua sudah tahu dugaan itu, beberapa turut memojokkan pelaku yang terdeteksi, tapi beberapa juga mulai goyah. Semua sudah tahu. Tapi sungguh, tak ada satupun yang tahu kebenarannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines