Trauma Medusa

Trauma Medusa

  • WpView
    LECTURAS 79
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, jun 15, 2024
WpInfo
Ficción
Romance
"kalau kata pak Tulus, kau terlalu berharga untuk luka" Nyatanya, seorang yang memujanya dengan kalimat tersebut, kini telah meninggalkan bekas luka yang teramat mendalam bagi Raya. Seseorang tersebut bernama Helga Nerodrika, kekasih sekaligus ayah bagi seorang gadis bernama Araya Lala Ranaysha. Dirinya tak pernah menyangka jika Tuhan secepat itu merebut kebahagiaannya. Dengan adanya peristiwa kepergian sang kekasih, hidup Raya kini bagai sebatang kara. Sebutan "anak haram" kembali disematkan dalam dirinya. Raya sekarang tidak mempunyai superhero yang melindunginya dari kata tidak senonoh itu. Jadi kini, siapakah yang akan menjadi rumah cerita bagi Raya? Karena rumah yang berbentuk bangunan, yang harusnya menjadi tempat utama dirinya berlindung, malah menjadi tempat penyiksaan bagi fisik dan mentalnya. "kehilangan secara tiba-tiba adalah proses mengikhlaskan paling memaksa" -Raya
Todos los derechos reservados
#69
pensi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Cerita Senja [Terbit]
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Air Mata Elara
  • Lara di hati Rain (𝐓𝐄𝐑𝐁𝐈𝐓)
  • LARA
  • The False Reality (TELAH TERBIT)
  • Jika esok Tak Pernah Ada

'Bukankah Senja itu hanya sekedar periode waktu antara siang dan malam, ketika matahari berada di bawah cakrawala' Ujar seorang manusia yang hanya berpikir dengan Nalar. Ini bukan hanya sekedar pergantian namun- tentang betapa pentingnya Kata mengalah. Tapi tentang apa arti proses mengalah- .. Senja selalu tau tentang malam dan petang, ia lah yang selalu merangkul 2 jiwa yang berbeda tanpa memikirkan bagaimana nasibnya? -iya itu lah senja yang datang sesaat namun dapat membuat orang terpikat- Egois? Lalu mengapa ia selalu memberikan kesempatan untuk memancarkan keindahan lebih lama kepada yang lain tanpa memikirkan dirinya? Ego apa yang ia punyai? Ego terhadap dirinya sendiri!? Senja selalu tau apa yang harus ia lakukan .. Inilah Cerita Senja by: n rully

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido