ARCANE [On Going]

ARCANE [On Going]

  • WpView
    Reads 325
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 13, 2025
"This life is so arcane. Only you and me who know this!" - Author. • • • "Papa..." "Apa sih? Gue bukan bapak lo!" bentak Zico seraya berusaha menyingkirkan anak itu dari kakinya, tapi tak bisa. "Dia anak kamu, Zic?" Dinda menatap Zico penuh selidik. "Gila, kamu? yang benar aja!" jawab Zico setengah sewot. Sutan Zico Wiranata. Orang-orang mengenalnya sebagai si pembuat onar, namun fakta bahwa ia membawa seorang anak kecil ke sekolah tak pernah terbayang dibenak siapapun. Hidupnya yang kelabu dan dingin kian berwarna semenjak kehadiran anak itu. Anak berumur 2 tahun setengah yang entah datang dari bumi bagian mana. Zico kehilangan keluarga, pacar, dan hampir dikeluarkan dari sekolah. Ia tak punya pilihan selain merawat bocah tak berdosa itu sambil berusaha mencari orang tua kandung si anak yang turut menyeret fakta-fakta lain yang terkait di dalamnya.
All Rights Reserved
#6
aespakarina
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aleum And 7
  • SHIELD
  • [M] More Than Honey and Poison✓ || Cha Eunwoo
  • Biantara | Lee Jeno
  • landasan terakhir ,•|°°° jaywon
  • I'M NOT OKAY || PARK JI SUNG
  • Rejjan - ZIO's PAPA!
  • It's Always Been You✔️

"Dia Aleum." "Maksudmu?" "Dia adik kita." Hidup mereka rasanya tanpa arah saat sang Ayah yang merupakan orang tua satu-satunya untuk mereka pergi dari dunia ini, ditambah lagi, saat anak tertua dari keluarga Kim memperkenalkan seorang gadis kecil berusia empat tahun yang sedang mengenakan baju duka dihiasi dengan wajah sembabnya. "Kau gila?! Anak ini berusia empat tahun! Jungkook bahkan berusia empat tahun! Bagaimana bisa dia menjadi adik kita?" Anak kedua keluarga Kim menatap kakaknya tidak mengerti, ohhh ayolah, mereka sudah dikagetkan dengan kepergian ayah mereka secara tiba-tiba, tidak lucu jika bercanda dengan membawa anak gadis berusia empat tahun untuk mereka urus. "Aku tidak tahu Yoongi. Nama anak ini ada disurat yang ditulis ayah! Aku bahkan baru melihatnya saat seorang wanita tua membawanya kesini." Yoongi hanya bisa memijat dahinya frustasi, ia menatap anak itu dengan wajah berkerut nya, anak berusia empat tahun, seorang gadis, dam sepertinya terlihat cengeng. "Kau yakin?" "Aku harus yakin, bagaimanapun dia juga bagian dari kita."

More details
WpActionLinkContent Guidelines