Behind The Veil of Silence

Behind The Veil of Silence

  • WpView
    Reads 254
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 9, 2025
Pernikahan tanpa cinta, pernikahan tak diinginkan, pernikahan paksaan. Banyak istilah untuk sebuah pernikahan yang dihasilkan dari perjodohan dua keluarga. Hal yang dialami oleh Nourene Janne juga Damian Maier. Ada banyak kepalsuan di balik pernikahan mereka. Berpura-pura saling mencintai di depan publik bukanlah hal yang mudah. Terlebih jika salah satu dari mereka memilih untuk merengkuh bunga lain. Lalu apa intinya mempertahankan hubungan tak berharga ini?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Bleeding Lady [completed]
  • Behind Our Eyes
  • Pernikahan Singkat? (END)
  • ISTRI BOCAH [21+]
  • Jangan Sentuh Saya, Dokter! [FULL CHAPTER]
  • After The Storm
  • caught in the middle [ kkeomchiz x daengsung ]
  • Takdir Cinta Hanafa
  • The Script We Never Wrote

Ia tak pernah meminta hidup yang sunyi. Namun sejak kecil, ia diajari bahwa diam adalah satu-satunya cara untuk bertahan. Seorang perempuan dinikahkan oleh ayahnya dengan anak angkat yang tak pernah merasa memiliki siapa pun. Pernikahan mereka bukan tentang cinta, melainkan tentang kewajiban, dendam, dan luka yang diwariskan tanpa permisi. Laki-laki itu tak pernah mencintainya. Bahkan, tak pernah mencoba. Yang ia lihat hanyalah sosok yang mewakili masa lalu yang ingin ia lupakan, bayangan dari keluarga yang membuatnya merasa asing seumur hidup. Malam-malam perempuan itu dipenuhi dingin. Bukan hanya dari tubuh yang menjauh, tapi dari kemarahan yang tak ia pahami. Namun dalam sunyi yang dipaksakan, ia tetap bertahan. Mencoba belajar mencintai dalam diam. Menanti entah untuk disembuhkan, atau perlahan dilenyapkan. Kisah sunyi tentang hati yang tak pernah dipilih, dan luka yang terlalu dalam untuk disuarakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines