The Devil of Words

The Devil of Words

  • WpView
    Reads 694
  • WpVote
    Votes 257
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 31, 2024
"Lidah lebih tajam dari pedang." Risa sering mendengar kalimat itu di kehidupan sehari-hari. Sebuah pepatah lama yang dibicarakan dari mulut ke mulut. Kadang digunakan sebagai nasihat orang tua kepada anaknya, kadang digunakan pula sebagai contoh pepatah dalam pelajaran bahasa di sekolah. Namun, Risa tidak menyangka akan muncul hari dimana perkataannya bisa menjadi senjata. Terlebih lagi, menjadi senjata untuk melawan iblis dalam ramalan? Yang benar saja. 🌬❄️❄️ "Bagaimana aku bisa percaya padamu, ketika aku tahu perasaanmu untukku tidak nyata. Dan itu semua akibat ulahku." - Risa. "Aku menyukaimu, dan aku yakin ini adalah perasaanku sendiri." - Arlec. "Aku beritahu kau, perkataannya lebih tajam dari pedang yang kau banggakan di sabukmu." - Lucas. 🌬❄️❄️ Note: nama, tempat, karakter, dan tokoh yang muncul hanyalah fiksi. Jika ada kesamaan dengan dunia nyata, itu tidak disengaja :) 🌬❄️❄️
All Rights Reserved
#457
sihir
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Psychopat [SELESAI]
  • Zila Or Liza?? [TAMAT]
  • Psikopat Digital? [End]
  • hate rain
  • Academy-Orbis[SELESAI]
  • Dark Princess (End)
  • The Mask (END)
  • This Is My Dream
  • GRACLE BLACKSMITH
  • Psychopath Love Story [ END ]✓

⚠️WARNING!! ⚠️CERITA INI DI PENUHI DENGAN ADEGAN KEKERASAN, KATA-KATA KASAR DAN VULGAR, BANYAK ADEGAN DARAH, TIDAK UNTUK DITIRU⚠️ "Kau harus ku beri hukuman karna kau sudah berani mendekati pria lain!" Katanya dengan tatapan dingin dan memperlihatkan aura gelap yang sialnya itu menambah ketampanannya. "Kau bukan siapa-siapa aku, jadi kau tidak berhak menghukum ku karna aku dekat dengan pria lain!" Tegas gadis itu membuat pria di hadapannya semakin marah. "Sudah berani melawan hm?" Tanyanya penuh penekanan dan tak lupa dengan tatapan nya yang tajam seperti pedang. "Kenapa aku harus takut padamu?" Gadis itu tampaknya memang senang memancing emosi lelaki di hadapannya ini. "Alexandra!" Tekannya dengan emosi yang akan meledak, alexa pun dengan susah payah menelan saliva nya. "Kenapa? Kenapa sikapmu selalu berubah?! Kadang kau memperlakukan ku lembut, tapi kau juga selalu memperlakukan ku kasar seperti hewan peliharaan!" Cecar alexa dengan amarah yang sudah mengepul di kepalanya. "Aku mencintaimu, dan kau...memang peliharaan ku." Ucapnya santai membuat alexa ingin sekali menghajar wajah sombong pria di hadapannya. "Tuan leovano, kau sangat tampan..." Alexa menggantung kalimatnya, "...tapi sayang, kau bukan manusia. Kau adalah iblis!" Leo menyeringai membuat alexa menatapnya was-was takut terjadi hal yang tidak di inginkan, leo terus melangkah mendekati alexa, alexa reflek memundurkan langkahnya hingga membentur dinding. Alexa tidak bisa kabur sekarang, leo sudah berada di hadapan alexa dengan senyuman anehnya dan itu membuat tubuh alexa meremang. "Ya aku adalah iblis, apa kau mau lihat aksi gila ku? Akan ku tunjukan padamu." Ucapnya dengan tertawa bak psikopat membuat alexa merinding. Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Apakah alexa akan bisa kabur dari leo? Atau mereka akan saling jatuh cinta? jangan lupa baca yaa , vote dan komennya juga yaa follow akun wp aku jugaa!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines