Me In You (On-going)

Me In You (On-going)

  • WpView
    Reads 117
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 23, 2026
Perkenalkan, namaku .... Siapa namaku? Siapa aku? Aku tidak tahu apa-apa tentang diriku, kecuali satu fakta bahwa aku sudah mati. Aku, roh tak kasat mata, yang kian waktu melayang tanpa arah tujuan dan tanpa pula batasan yang mengikat. Bebas, tetapi kosong. Kenapa aku bisa gentayangan? Apakah aku mempunyai dendam dan tugas tak terselesaikan? Atau justru ada yang menyesal dan tidak rela akan kepergianku? Akankah sebuah jawaban datang kepadaku? Sampai suatu ketika, tiba-tiba aku bisa menggenggam sesuatu. Aku menjadi berwujud. Aku bisa bersuara. Aku, roh yang hampa, telah merasuki tubuh manusia yang hidup dan bernapas. Apakah ini adalah kesempatan keduaku untuk memulai hidup yang baru? Atau justru, ini adalah kesempatan terakhir bagiku untuk memperbaiki sebuah kesalahan yang bahkan tidak kuketahui apapun tentang itu? Cover: Pinterest (Pixiv Re°) Edit: Canva
All Rights Reserved
#15
hilangingatan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Archetypal [Terbit]
  • Desire (Complete)
  • kaLAna: Two Different Worlds
  • Breathe
  • So Far Away
  • PRETTY EYES
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
  • Till I Meet You
  • True Beauty Man

[WARNING! 18+] [DISTURBING, VIOLENCE, TRIGGER CONTENT!] * Apa yang istimewa dari hidup? Jika pertanyaan itu diberikan pada Ruby, maka jawabannya tidak ada. Memang tidak ada yang istimewa. Berkabut kelabu semua. Rumah, tempat yang seharusnya jadi sahabatnya untuk terus hidup itu sudah lama rusak. Keluarga, yang seharusnya jadi lentera juga sudah lama padam, yang tersisa hanya dingin, beku, dan sesak. Jadi, semua hal di dunia ini bagi Ruby hanya susunan konstelasi kosong yang sudah lama mati dan gelap gulita. Hingga siang itu, di bawah pohon rambutan tua itu, seorang anak laki-laki seusianya datang menyerobot duduk di samping Ruby seperti orang gila---atau mungkin memang demikian karena ini rumah sakit jiwa. Dia mengulurkan tangan dan berkata, "Aku Navi Renggana. Kenapa wajahmu ditekuk terus? Mau bercerita? Tenang saja, aku ini orang gila." ©️Mayaothra 240721

More details
WpActionLinkContent Guidelines