Archeryl Natasya Gabriel, gadis yang sejak kecil tidak pernah merasakan apa yang namanya kasih sayang orang tua
mulai dari ibunya yang pergi meninggal saat sedang melahirkannya kedunia,dia hanya melihat wajah sang ibunya dari sebuah lembaran poto
untuk ayahnya sendiri, ayahnya meninggalkannya saat ia berusia masih kecil,ayahnya pergi dengan keluarga barunya tanpa mempedulikanya
tapi dia memiliki seorang kakak laki laki yang sangat menyayangi dan melindungi, dan selalu ada di saat dia dalam keadaan apapun ia adalah Arseno Nataya Gabriel
Mau tau kelanjutannya?
cus....langsung baca...
ets...jangan lupa ada beberapa peringatan yang harus kalian tahu
- cerita ini murni pikiran saya, jadi saya peringatkan jangan ada yang bilang plagiat lah apalah inilah,ini benar benar pikiran saya sendiri
-jika ada kesamaan mau itu dalam alur, nama atau tempat dan lainnya, itu hanya sebuah kebetulan bukan jiplakan
-cerita ini untuk di baca bukan di jiplak,
kalau mau datang kesini cuma buat menjiplak mending pergi deh.. hus..huss...
oke segitu aja, trimakasih perhatiannya jangan lupa follow dulu, lalu kalau udah baca budidayakan vote dan komen tiap paragrafnya oke....
"Selamat Tinggal."
Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong.
"Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..."
"Kiamat ini tidak akan pernah terjadi."
Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya.
■□■□■□■□
Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali.
"Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?"
"Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu."
"Senang mendengarnya~"
□■□■□■□■
Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya?
Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya?
Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti.
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya.
Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini.
♡Selamat Membaca♡