Story cover for World of Darkness by Zet102
World of Darkness
  • WpView
    Reads 105
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 105
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jun 12, 2024
Di suatu benua yang terletak sangat jauh dari benua lain nya, Benua tersebut Tidak memiliki Nama karena Belum pernah ada Manusia yang Menginjak kan kaki nya di sana, tapi suatu hari di bagian Barat benua tersebut tempat yang dipenuhi salju, Saat Ombak laut memuncak begitu dashyat Terhempas lah sesuatu Keranjang kecil yang berisikan Bayi manusia, bayi tersebut menangis kencang lalu tiba tiba Sosok mahkluk yang menunggangi kuda tersebut menghampiri Keranjang bayi tersebut. Lalu pergi setelah mengambil keranjang tersebut.
All Rights Reserved
Sign up to add World of Darkness to your library and receive updates
or
#84sword
Content Guidelines
You may also like
The Pregnantopia by ImasR902
31 parts Ongoing
Mayra, seorang gadis biasa dari Bumi, terlempar ke dunia asing yang jauh dari segala yang ia kenal setelah secara tak sengaja memasuki sebuah UFO. Dunia itu adalah Pregnantopia, sebuah planet yang indah namun terancam punah akibat peradaban yang telah tercemar oleh perang. Penduduknya, yang terlihat manusiawi, tak lagi bisa bereproduksi secara alami. Di tengah dunia yang dilanda kesedihan dan kehilangan, Mayra menjadi satu-satunya harapan yang mereka miliki. Keberadaannya yang subur menjadi kunci bagi kelangsungan hidup mereka. Setelah dibawa ke kerajaan, Mayra bertemu dengan Pangeran Kael, putra bungsu Raja Thaleon. Kael, yang terjebak dalam dunia di mana cinta hanyalah sebuah kontrak, merasa tergugah dengan kehadiran Mayra. Seiring waktu, mereka mulai saling mengenal, dan Kael membuka hatinya tentang kerinduan untuk menemukan cinta sejati-sesuatu yang tak bisa diprogramkan atau ditentukan. Meski dibingungkan oleh kenyataan baru ini, Mayra merasa ada sesuatu yang menghubungkan dirinya dengan Kael. Namun, dunia yang tampaknya menawarkan janji baru ini juga penuh dengan rahasia dan pengorbanan. Mayra harus memilih apakah ia akan berkorban demi kelangsungan hidup planet ini atau kembali ke kehidupannya yang biasa, meninggalkan semuanya di belakang. Akan kah Mayra memilih untuk tinggal di dunia baru ini dan membantu Kael serta penduduk Pregnantopia, ataukah ia akan kembali ke rumahnya yang jauh di Bumi? Apa yang sebenarnya tersembunyi dalam kerajaan dan di balik kata-kata Kael yang penuh harapan? Akankah cinta dan pengorbanan bertemu di dunia yang telah lama kehilangan keduanya? Sebuah pilihan yang akan menentukan nasib dua dunia.
You may also like
Slide 1 of 10
Blue String - END (Terbit) cover
Four Region (CANCEL) cover
The Pregnantopia cover
The Veil of the Elf Prince [ON GOING] cover
Langit Tak Mendengar cover
Countryhumans ( Slice of Life Story ) cover
Holosekai cover
The Blue Shine cover
Androphobia Love ✔ cover
Even I Not The Main Character I Must Save My Novel cover

Blue String - END (Terbit)

47 parts Complete

Setiap orang memiliki benang merah takdir di jari kelingking yang menghubungkan seseorang dengan jodoh masing-masing. Benang merah itu tak dapat dilihat, kecuali bagi mereka yang memiliki kemampuan untuk melihatnya. Itulah yang diceritakan mama Zaline sedari ia kecil. Tapi, Zeline tak pernah memercayai cerita yang dianggapnya takhayul itu. Baginya, benang merah takdir itu omong kosong. Karena yang dilihatnya adalah benang biru halus di jari telunjuk yang ujungnya terjulur hingga ke langit, bukan benang merah awut-awutan yang menghubungkan jari kelingking manusia yang satu dengan yang lain. Mulanya Zaline tak terlalu memedulikan kemampuannya yang bisa melihat benang biru, sebelum ia bertemu dengan seorang laki-laki yang hampir tertabrak kereta di stasiun. Zaline, untuk pertama kalinya setelah enam bulan, akhirnya melihat seseorang dengan benang biru. Tapi, anehnya ... laki-laki itu dapat menghentikan waktu! Pertemuan Zaline dengan laki-laki itu membuatnya mengetahui sisi dunia yang misterius, tanpa menyadari bahwa bahaya besar tengah mengintai ia dan pemilik benang biru lainnya.