Be happy BoEl || BoBoiBoy Halilintar

Be happy BoEl || BoBoiBoy Halilintar

  • WpView
    Reads 7,444
  • WpVote
    Votes 573
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Thu, Mar 13, 2025
"Kenapa sejak bunda tiada, kak Hali menjadi berubah?" Begitu ucap Taufan, adik Halilintar yang selalu ada didekatnya. Tapi tidak untuk saat ini. Mengingat sikap Halilintar menjadi cuek dan dingin, membuat keenam saudaranya itu terheran-heran pada sang kakak. Halilintar tidak ingin para adiknya itu berburuk sangka, lantas ia pun menguatkan niat agar tidak bersikap dingin lagi pada saudara-saudaranya. Tapi, misteri kematian Bunda mereka tetap menghantui pikiran Halilintar. Sehingga tempat sosok perempuan itu tewas menjadi tempat yang ditakuti olehnya. Namun, keenam saudaranya malah menyukai tempat itu. Kata mereka, tempat itu seolah memberi ketenangan pada saat pikiran mereka sedang kacau. ⚠️ BoBoiBoy hanya milik Monsta! Saya hanya meminjam karakternya saja. ✧ 。⁠*゚⁠+ .⁠ Be happy BoEl. - Created by, Maza Rekayanza Aksara.
All Rights Reserved
#851
boboiboyelemental
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kau lah Kakak Terbaikku! (END)
  • PAIN [Boboiboy]
  • Bukan Sebatas Kekuatan I (complete)
  • 7 Hilarious Disasters
  • THE REBIRTH OF THE YOUNGEST
  • Abdelol
  • I'm The Antagonis!?
  • Pulang | Blaze & Ice |  (✓)
  • Memories Of Our Brother

"Gw pengen cepet - cepet ketemu bunda, tapi gw masih ada 6 adik yg harus gw jaga. Bunda, gapapa kan ya.. Hali nyusul bunda keatas? tapi Hali masi ada 6 adik yg harus Hali sayang, Taufan katanya engga sanggup kalo jadi anak pertama. Jadi setelah Hali ngurus adik - adik sampai sukses, Hali boleh nyusul Bunda ya?" Gumam Halilintar yang sedang berbaring di rumput, menatapi indahnya malam. Hali tidak mampu menahan air matanya, dia menangis karna dia kira tidak ada yang melihat. Tiba - tiba.. "Kak.. kakak kenapa nangis?" Ucap Taufan yang kebingungan melihat kakaknya menangis itu. "H - hah? e - engga kok, kakak ga nangis! cuma kemasukan.. r - rumput iya rumput!" Ucap halilintar sambil dengan cepat menghapus semua air matanya, sayangnya Taufan sudah melihat semuanya. Halilintar tidak dapat mengelak. "Kak, kalo ada apa - apa cerita. Bukannya dipendam sendiri, kakak gak nganggep Taufan? Taufan disini kak, Taufan bakal denger semua keluh kesah kak hali." "Maaf." - Halilintar Apa yang bakal dilakuin Halilintar untuk menyukseskan adiknya ya? kalo penasaran yuk baca ceritanya lebih lanjut! '~▪︎°▪︎~' WARNING HARSH / CURSE WORD! WARNING TYPO BERTEBARAN! Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines