99 (Sembilan Puluh Sembilan)

99 (Sembilan Puluh Sembilan)

  • WpView
    LETTURE 224
  • WpVote
    Voti 42
  • WpPart
    Parti 5
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, lug 4, 2024
"Menurut kamu keahlian nya ikan apa?" "Berenang dong." "Kalau ikan lihat monyet manjat, terus ikannya diketawain sama monyetnya gimana dong?" "Ya kasian.." "Coba Monyetnya yang nyelam, emang bisa?" "Gak bisa lah, masa monyet nyelem sih.." "Nah, begitu yang terjadi sama kamu. Kamu punya bakat dan talenta versi dirimu sendiri, susah untuk ditiru orang, tapi kamu gak bisa lihat. Kamu hanya fokus melihat talenta orang, karena kupu-kupu pun gak bisa melihat keindahannya, tapi kita bisa," *** Senjakala Wijaya, seorang perempuan humble yang cantik, baik dan penyayang. Dia punya bakat dalam bidang sastra. Namun, orang tua tirinya tidak mengizinkan dia untuk mengikuti bakatnya. Iya dituntut untuk sempurna dalam segala hal, sayangnya dia tidak mampu. Dia selalu hampir sempurna, dan tak pernah sempurna. Tetapi, setelah kedatangan Arvino Adijaya Nugroho dan para sahabatnya yang gila, Celine Adelia Nugroho dan Segara Evelyn Jehani, ia semakin sadar bahwa ia tidak bisa terkurung dalam keadaan ini. Ia berani mengambil keputusan tegas untuk mengikuti bakatnya. Sampai pada akhirnya, ia di desak oleh semua orang, teman-temannya, orang tuanya, saudaranya bahkan sahabat terbaiknya meninggalkannya. Apa yang akan terjadi pada Senja? Segera Baca!
Tutti i diritti riservati
#44
selfimprovement
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Harapan Bunga Terakhir
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • Gone(✔)🔚
  • When You Love Yourself (Tamat)
  • ARGA : THE SAVAGE BOY {END}
  • Cahaya [COMPLETED]
  • Deksa 's Diary
  • MISSHELLA ✔
  • dimana janji tersebut
  • Neyralgis||On Going

"abang!... aku dapet penghargaan loh" Teriak gadis Kecil mengejar lelaki dewasa didepannya lelaki yang di panggil abang itu hanya merespon delikan mata "abang mau kemana?,, " "ara ikut ya" mata itu menyorot tajam bak elang yang akan membunuh gadis mungil yang berdiri di depannya "lo!... bisa DIEM gak!!!.. " Bulir airmata menggenang di pelupuk iris mata terangnya "ta'ap'i.. ara.. " "shitt' diem." dengan sorot tajam menahan amarah suara itu kembali membuat gadis itu bungkam bersamaan dengan jatuhnya bulir bulir airmata yang dipendam gadis Kecil itu. ⋆ ˚。୨୧˚˚୨୧。˚ ⋆ ' Menyerah ' Satu kata yang slalu berkeliaran dipikiran nya, apakah ia harus menyerah pada titik ini?? sedangkan ribuan pertanyaan Dan harapan masih setia bersemayam dipikiran nya Tidak adil baginya yang tidak tahu menahu titik permasalahanya tapi mengapa ia yang mendapat kesialan ini, satu kata yang slalu tertanam " PEMBUNUH " itulah kata yang slalu orang orang lemparkan pada diri nya... Gadis Kecil yang dulu slalu mengharapkan kasih sayang walau sekedar pelukan, nyatanya itu tidak ia dapatkan sampai kini ia kokoh berdiri sendiri menatap hamparan bintang dilangit dengan tatapan sendu, akankah semesta mendukung nya? _ apakah gadis Kecil itu bisa mewujudkan harapannya? .. _ Atau ia akan kalah akan takdir yang seolah tidak mendukung keinginan nya ? • • • _plagiat dilarang mendekat_ Dilarang garis besar Murni cerita sendiri tanpa Ada campur cerita lain Tahap revisi..... @meesyaa

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti