Shared Spaces

Shared Spaces

  • WpView
    Reads 668
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 29, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Hujan deras membasahi kota malam ini, merubah jalan-jalan yang biasanya ramai menjadi sunyi di bawah sinar lampu jalan yang gemilang. Udara malam dipenuhi aroma tanah basah dan semilir angin. Seorang pria bertubuh tinggi keluar dari mini market. Selangkah setelah keluar dari toko, ia bertubrukan dengan seorang wanita, wanita yang tampak lusuh, dengan rambut menempel di wajahnya, pakaian kotor bercampur tanah, sambil membawa koper dan beberapa tas. Wajahnya pucat dan matanya memancarkan ketakutan yang mendalam, seolah-olah sedang berusaha menghindari sesuatu atau seseorang. Ghina, Ghina Harveya namanya. "Mass, tolong bantu gue mass... tolong bawa gue pergi dari sini, gue mohon" pinta Ghina ketakutan. "Kamu ... siapa?" tanya pria itu, mencoba memahami situasi yang terjadi. "Please tolongin gue, gue gak mau dijual!!!" desak Ghina dengan penuh ketakutan mengeluarkan air matanya. "Ikut saya." pria itu menarik tangan Ghina, mengambil alih koper yang dibawanya dan membawanya masuk ke dalam mobil. --- "Ghin, saya boleh minta pelukan sebentar?" pinta Jean. "Gabisa tidur lagi?" tanya Ghina, seolah-olah ini adalah kebiasaannya. "Iya..." jawab Jean dengan suara sedu. "Yauda sini" Ghina bergeser memberi ruang di kasur besarnya.
All Rights Reserved
#7
satuatap
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hit Love Preference: Work related  (TERJEMAHAN) LENGKAP
  • 30 Days of Domestic Fluff
  • Strange
  • KERJA SAMPAI KAYA
  • Complete (END)
  • SHAKARA (END)
  • Black Out III
  • ASMARALOKA [MEANIE] ✔
  • Love Letters [END]

TRANSLATE BY GOOGLE INI BUKAN CERITA SAYA Sinopsis Ketika Wen Ning berusia 20 tahun, dia dibawa kembali ke rumah Jiang Hancheng untuk memenuhi pertunangannya. Setelah menikah, Jiang Shu rendah hati dan sopan selama setengah tahun. Pada akhirnya, dia gagal menghangatkan hatinya. Meninggalkan malam itu, hujan dan angin dingin membuat gadis kecil itu meringkuk di kursi dingin dengan kaki di lengannya, dan wajahnya yang kurus pucat karena kedinginan. Di dalam mobil tidak jauh, asisten itu berkata dengan gugup, "Tuan. Jiang, haruskah saya pergi dan mendapatkan Nona Wen kembali? Pria itu menutup mulutnya dengan dingin, memejamkan mata dan berpura-pura tidur: "Biarkan dia menjadi lebih baik, dia belajar pelajaran. Jika dia tidak tahan, dia akan pulang." Jiang Shu salah perhitungan untuk pertama kalinya dalam hidupnya. Setelah malam itu, dia bahkan tidak pernah mendengar suaranya lagi. Beberapa minggu kemudian. Jiang Shu menerima telepon tentang saudara perempuannya yang meminta jaminan anggota keluarga setelah dia membuat masalah di bar. Pria itu tidak peduli: "Jangan dilepas, kunci saja." Jiang Mengmeng mendengar panggilan itu: "Saudaraku! Adik iparku juga ada di sini! Dia terkunci denganku! Bantu kami!" Jiang Shu duduk dan berkata, "Minta dia untuk mengatakan sesuatu padaku." Wen Ning tiba-tiba berkata, "Tidak ada komentar." Pria itu tiba-tiba kehilangan suaranya dan menjawab: "Tunggu aku, aku akan segera datang."

More details
WpActionLinkContent Guidelines