Jiwa Yang Belajar Pulih (Slow up)

Jiwa Yang Belajar Pulih (Slow up)

  • WpView
    Reads 26,159
  • WpVote
    Votes 1,808
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 4, 2026
Rizki seorang remaja berusia 13 tahun , kembali ke rumah ayahnya setelah bertahun-tahun terpisah. Di balik senyumnya yang lembut , Rizki menyimpan luka mendalam akibat penyiksaan fisik dan mental yang ia alami di bawah asuhan ibu kandungnya . Kini, di tengah keluarga baru ayahnya yang hangat dan penuh kasih sayang-termasuk seorang ibu tiri yang lembut , seorang kakak tsundere, dan ayah yang tegas namun penyayang - Rizki berjuang untuk membuka hatinya . Sebuah kisah tentang luka, cinta,dan perjalanan panjang untuk menemukan makna rumah yang sebenarnya .
All Rights Reserved
#1
kepercayaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Broken Home(Rumah Untuk Keela) TAMAT
  • Adra's Life
  • PAPA UNTUK RHEA: Ethereal Legacy
  • Auriga [END]
  • Azkar
  • Askara Leonard (Re-Upload) [END]
  • Look at Me, MAMA! ✔

Keela, seorang remaja perempuan, harus tinggal bersama ayahnya, Zayn, setelah perceraian orang tuanya. Namun, rumah itu tak pernah terasa seperti rumah. Zayn, kini telah berkeluarga lagi, lebih mencurahkan kasih sayang pada anaknya di pernikaha ke duanya yaitu Elya, sementara Keela diperlakukan seperti bayangan-ada, tapi diabaikan. Keela semakin terluka saat membandingkan perlakuan Zayn terhadap Elya yang penuh kehangatan, sementara dirinya hanya mendapat tatapan dingin. Rasa iri dan kesepian tumbuh dalam diam. Ibunya, Gracia, masih ada dalam hidup Keela, tapi terlalu keras dan gengsi untuk menunjukkan cinta secara nyata. Ironisnya, satu-satunya sosok yang benar-benar peduli pada Keela adalah Dela, ibu tiri yang justru melihatnya sebagai anak sendiri. Dalam kerumitan keluarga yang tak utuh, Keela berusaha memahami arti cinta, penerimaan, dan keberanian untuk tetap bertahan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines