MISTERI dari dalam BUMI

MISTERI dari dalam BUMI

  • WpView
    GELESEN 22
  • WpVote
    Stimmen 2
  • WpPart
    Teile 4
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Do., Juli 11, 2024
Bagian yang paling membuat tersentak dari dunia ini adalah sebuah kematian tanpa adanya jati diri di dalam peristiwa itu. Aditama Bumi Gaharu, seorang anak laki-laki berumur 17 tahun, anak yang memiliki segala kecerdasan, serta kebahagiaan entah itu dari materi ataupun keluarga. Teman? tentu saja. Dirinya dipertemukan oleh kehidupan cinta dengan orang yang tepat, entah juga aku bingung menuliskan kata 'tepat' itu. Kematian menghampiri, semua menangis karena kehilangan sebuah raga yang di telan bumi dengan sadisnya tanpa sesinya bayangan yang terhadir. Lantas siapa yang meninggalkan tanah ini? Siapa cinta Bumi? Semua itu akan terungkap jika kalian membaca MISTERI dari dalam BUMI.
Alle Rechte vorbehalten
#10
sekar
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Sudut Luka Nazea
  • Lost Memories
  • 7 Hantu Polos
  • Stay, Even When It Hurts
  • Young Girlfriend || END
  • TAPOPS  | BoBoiBoy X Reader [on Going]
  • SCOVIO HEART

"ketakutan terbesar seorang anak adalah perpisahan orang tuanya. Kehilangan mama dan papa sama halnya dengan kehilangan seluruh napas. Enggak ada mama sama papa rasanya sunyi dan hampa, rasanya berkali-kali lipat lebih sakit dari apapun. Dunia juga terasa sudah tidak berarti." ~Queenza Nazea Azalea ˚₊‧꒰ა☁️☁️☁️໒꒱ ‧₊˚ Di ajarkan melangkah, meski tertatih-tatih dan berujung jatuh. Di latih menapaki tangga meski berulang kali terhenti karna lelah. Bagi nazea, hal yang paling menyedihkan adalah ketika dihadapkan dengan kehancuran keluarga. Nazea benci perpisahan. Karena nazea tidak suka di tinggalkan. Nazea benci sendirian, karena nazea kesepian. Namun, apa yang sudah retak, akan tetap pecah. Pada akhirnya, meskipun nazea tidak suka, nazea harus menerima. Ada yang mengangkat tangan tinggi-tinggi seraya menjerit tak sanggup, ada yang menyembunyikan kepedihan sekuat mungkin sembari terus menerus mengulas senyum. Karena hanya diperuntukkan dua pilihan, bertahan atau menyerah? Atau lebih tepatnya, mampukah berdiri di atas ubin keikhlasan? "lagi, dunia kembali mempermainkan hidupku. Namun, sampai kapan?"

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien