Aku Bisa Tanpa Ayah

Aku Bisa Tanpa Ayah

  • WpView
    Membaca 382
  • WpVote
    Vote 43
  • WpPart
    Bab 8
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Agt 8, 2024
Bagi orang lain, Ayah adalah cinta pertama Anak perempuan. Tapi bagi gue, Ayah adalah luka pertama Anak perempuan. ~Anandira Jasmine Anandira Jasmine, yang kerap dipanggil dengan "Jeje" Perempuan ceria yang hobinya melukis, selalu terlihat ceria dan tertawa di depan banyak orang. Namun, siapa sangka jika tawanya itu hanya sebuah alasan untuk menutupi segala lukanya? Kepergian Ayahnya lima tahun lalu ke Jakarta, dan meninggalnya Bunda Jeje dua tahun lalu. Hal itu membuat Jeje harus berjuang sendirian menafkahi adiknya sendirian di umur lima belas tahun hingga ia menginjak usia tujuh belas tahun. Ayah Jeje tak pernah mengabari kedua anaknya, hingga mereka terpaksa harus berjuang tanpa sosok Ayah. Jeje selalu mengeluh kepada takdir, mengapa Tuhan tak kunjung mempertemukannya dengan sang Ayah? Jeje pun selalu terjebak dalam rasa rindu setiap harinya, tersiksa, dan menyakinkan. Lantas, sekuat apa Jeje harus bertahan?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Monochrome! [END]
  • KHALILA AND OTHERS
  • Menyerah atau Bertahan?
  • SAMUDRA BERCERITA || END
  • Terluka Untuk Bahagia [ REVISI ]
  • Sederet Luka Untuk Indira (Sudah Terbit)
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • Benalu [Terbit]
  • Langit dan Cahayanya

"Memangnya kenapa kalo lo hidup di antara hitam dan putih? Lo cuma perlu mewarnainya, jangan malah menjadikannya abu-abu." - Regan Adelio Abian Di saat semua anak perempuan menganggap ayah adalah cinta pertamanya, tetapi tidak untuk Fayolla. Banyak yang bilang, ayah mana yang tega merusak mental dan fisik anaknya? Namun, kenyataannya memang seperti itu. Fisik dan mentalnya dirusak, oleh laki-laki yang pernah ia anggap sebagai cinta pertama. Tidak seharusnya ia menerima perlakuan buruk dari sosok laki-laki yang seharusnya menjadi pelindung. "Soal kenapa aku benci ayah, dulu Bunda pernah bilang; membenci atau mencintai seseorang itu bisa berawal dari hal yang paling sederhana, atau bahkan tidak ada alasan khusus kenapa orang itu harus dibenci atau dicintai, karena setiap manusia memiliki sudut pandang yang berbeda." Tujuh tahun lamanya, ia berusaha menyembunyikan kisah kelam yang selalu memenjarakannya pada jurang keputusasaan. Lantas, bisakah Fayolla bangkit dari segala keterpurukannya?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan