Go Down in Flames

Go Down in Flames

  • WpView
    Reads 2,429
  • WpVote
    Votes 316
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 1, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
First hanya murid biasa, di sekolah yang tidak terkenal tapi tidak terpuruk juga. dia berasal dari keluarga biasa, dan berteman dengan orang-orang biasa. Dalam kehidupan yang biasa itu, sebuah kebetulan membuatnya menjadi bulan-bulanan Khao, anak bermasalah dari sekolah lain yang First saja baru tahu namanya hari itu. Khao adalah tipe manusia yang paling First hindari. "Khao, aku benar-benar tidak tau apa-apa. SUDAH KUBILANG AKU TAK AKAN BILANG SIAPAPUN!!" Bagaikan mantra, First terus merapalkan kalimat itu sambil melangkah mundur menjauhi Khao yang menghampirinya. Mendengar hal itu, Khao hanya tersenyum miring. Dia menikmati wajah panik First dan suara frustasinya. "Menurutmu, apa yang sebaiknya kita lakukan hari ini?" tanya Khao enteng. mendengar itu, First menghentikan langkah mundurnya. sedikit harapan muncul bahwa hari ini Khao tidak sedang badmood. "Kau tau permainan Cat and Mouse??" tanya Khao yang juga ikut berhenti melangkah, memperhatikan First yang berada 10 langkah darinya. "Ah, sepertinya kau tidak tahu. Ayo kita bermain Cat and Mouse. sederhananya seperti main kejar-kejaran" Khao memasukkan sebelah tangannya ke saku celana dan mengambil pisau lipat. "Kau tikusnya dan aku kucingnya. Jika aku tidak bisa menangkapmu dalam 30 menit. I'll set you free" Jelas Khao sambil memainkan pisau lipatnya. First mencoba tetap fokus pada kalimat Khao "Dan kalau aku gagal?" First menyela dengan deru nafas yang cepat. Mencoba membaca pikiran Khao yang sulit ditebak itu "Tentu.... akan kupikirkan saat aku menangkapmu"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • ROMEO(NG) * [On Going]
  • "He's mine"
  • Melody Arthadiesa
  • BACOD ( but i am in love)
  • [✔] 𝙹𝚄𝚂𝚃 𝙰 𝙳𝚁𝙰𝙵𝚃 𝙾𝙵 𝙼𝚈 𝙼𝙸𝙽𝙳
  • Self Injury's(complete)✔
  • My Dear Khaotung
  • DI BALIK ANDROMEDA (END/REVISI ULANG)
  • Alison Zhou And The Beauty Easter | Series 2 Alison Zhou | END

Cleo, si 'Ratu' kejam, tidak ada yang mampu menaklukannya. Baginya semua pria kecuali yang berguna baginya adalah kuman yang mengotori jalannya. Bahkan ayahnya pun, ia buat kalah dan menangis pada permainan yang ayahnya atur sendiri. Gadis bar bar yang tidak percaya cinta sampai Zealan, si bocah iblis masuk ke dalam hidupnya lagi dan menariknya dalam perjalanan roller coaster yang melelahkan, namun selalu membuat Cleo penasaran dan tidak bisa menolak. Cleo yang akhirnya mulai tergerak harus menelan pill pahit saat menemukan fakta kenapa zealan mengejarnya. ~🖤~ Kamu... sedikit manipulatif." Cleo memilih kalimatnya dengan hati-hati. Bukannya mengelak atau tersinggung, Zealan malah tersenyum. "Kenapa kakak bisa punya pikiran kaya gitu?" "Karena kamu buat aku berpikir kalau kamu.... Menyukaiku. Cleo hanya bisa menyelesaikan kalimatnya di dalam hati. "Aku apa?" Tanya Zealan dengan nada tenang namun matanya tidak bisa menutupi antusias yang ia rasakan. "Kamu bocah iblis!" Kata Cleo dengan geram. Raut wajah Zealan meredup dengan jawaban asal Cleo. Jelas dia menginginkan jawaban lain dari Cleo. "Bagaimana jika, apa yang kamu pikir itu benar? Apa yang kamu pikirkan tentang aku ke kamu itu benar?" Bisik Zealan di telinga Cleo. "Apa yang akan kamu lakukan, Cleopatra?" ~🖤~ "Kau membuktikan sesuatu padaku. Bahkan ada orang yang bisa lebih brengsek darinya." Suara Cleo bergetar. "Aku membencimu!" Kata Cleo sambil menggretakkan gigi saking geramnya. Satu tetes air mata Cleo mengalir dipipinya. "Lebih dari aku membencinya! Jangan pernah muncul dihadapanku lagi!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines