Story cover for Our Taste by aylaparahita
Our Taste
  • WpView
    Leituras 16
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 2
  • WpView
    Leituras 16
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 2
Em andamento, Primeira publicação em jun 14, 2024
Bila Tuhan tidak pernah memberikan kebahagiaan, biarkan aku mengukir nya sendiri.
Bila Tuhan tidak suka aku bahagia, biarkan aku melakukan hal yang aku inginkan.
Bila Tuhan mengirimkan ku seseorang, biarkan aku mencintai orang itu dengan tulus.

Ayrine, gadis berumur 18 yang seharusnya menginjak jenjang SMA, namun dunia menahan nya untuk sekolah. Ayrine yang seharusnya sekolah, ia harus bekerja di toko roti dan restoran korea. Ayrine, gadis kuat yang tidak memiliki harapan, tidak memiliki mimpi, tidak memiliki 'rumah'. Suatu ketika ia dipertemukan seorang lelaki tampan dan berhati mulia, Giolen.

"Tuhan, apakah ini memang waktunya Ayrine untuk membuka hati Ayrine? Apa Gio orang yang pantas Ayrine cintai? Apa Gio orang yang seharusnya menggantikan kebahagiaan Ayrine selama ini?"

"Tuhan.. biarkan Ayrine mencoba untuk kesekian kalinya.."

Disini lah kedua rasa itu bertemu,
rasa itu bercampur,
rasa itu bersatu.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Our Taste à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
F A K E ? [End], de zeevadeva__
58 capítulos Concluída
[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
F A K E ? [End] cover
ARES BAGASKARA cover
Sweeter Than Caramel || Jeno ✔ cover
Living with Brothers  [TAMAT]✓ cover
Falling For The Devil [END] cover
you & me [Nct Dream]✅✅ cover
F A T E |NA Jaemin| cover
AIRen cover
The End (Bluesy 💙) END! ✔️ cover
My Name is SYANARA (COMPLETED) cover

F A K E ? [End]

58 capítulos Concluída

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]