Nomaden
  • WpView
    Reads 130
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 7 hours ago
Langit itu biru dan luas. Terasa nyaman, aman, menangkan, dan sepi. Hanya saja, langit cerah hanya jika ada matahari yang menemani. Di sisi lain, kegelapan juga menenangkan. Menawarkan keindahan lain dengan sinar bulan dan cantiknya bintang. Sayangnya, ketika kegelapan dan keindahan itu datang, semua orang lebih memilih untuk menutup mata. Mungkin karena tidak semua orang siap melihat sesuatu yang terlalu sunyi. Atau mungkin, karena ada hal-hal yang terasa indah-justru karena tidak pernah benar-benar dimiliki. Azura selalu berpikir bahwa setiap perpindahan yang membawanya ke kehidupan baru hanya meninggalkan jejak kering yang akan disapu oleh debu. Namun, sebuah kebetulan kecil membuatnya menginjakkan kaki pada tanah basah yang menciptakan jejak mendalam.
All Rights Reserved
#504
sahabat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paper Wings
  • B A Y U (Extended Version)
  • SYAMSUL & BAHRI: Sebuah Memoar Cinta
  • 01.Matahari Kepagian
  • Pangeran kedua [Lengkap]
  • THE TYRANT'S SON AND HIS LIGHT
  • Dalam Pelukan Sang Komandan
  • PANDANGAN PERTAMA
  • The Way You Look At Me
  • Hubungan Cinta di Asmara Kita

Eliano De Vega Menjadi sayap bagi Baron yang hidup penuh tekanan. bak menggenggam mawar berduri, Vega melukai dirinya sendiri. Baron dengan adik autisnya, menjadi rintangan tersendiri bagi Vega terlebih saat sosok itu kembali, membuatnya jauh tertinggal dan sulit menggapai Baron. Bisakah dua orang yang sama-sama terluka, hidup bersama?

More details
WpActionLinkContent Guidelines