Lievanya & Yogyakarta

Lievanya & Yogyakarta

  • WpView
    Membaca 137
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Mar 1, 2025
Aku Lievanya Diajeng Naswari, tinggal di daerah Yogyakarta keluargaku baru pindah ke sini. Papa dan mama adalah asli jawa tapi semenjak menikah, mereka memutuskan untuk merantau ke Jakarta. Selama kurang lebih 10 tahun kini kita memutuskan untuk menetap di Yogyakarta. Aku 4 bersaudara, aku anak ketiga punya 2 kakak dan 1 adik. suatu ketika aku bertemu dengan laki-laki di Malioboro, seperti asli anak sini kami sempat berkenalan dan berbincang sebentar sebelum akhirnya dia memutuskan pergi, padahal aku ingin bertanya banyak sekali padanya tentang Yogyakarta. " Ayo keliling Yogyakarta sama saya, sambil makan nasi Gudeg khas Yogyakarta." Laki-laki itu tersenyum ke arahku seraya menggenggam tanganku. " Bisa - bisanya mas nya udah ngajak jalan saya aja, baru kenal padahal." Tegurku. Walau aku menegurnya tapi aku tetap diam saat dia menggenggam tanganku, kapan lagi ada yang ngajakin jalan. Kira- kira laki-laki itu baik gk ya sama Lievanya? Akankah mereka akan menjadi teman?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#66
boynextdoor
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Baby Lele (On Going)
  • My protective and perfect boyfriend
  • Terikat Dengan Ketua Mafia🔞✅
  • Jangan Pergi, Ayi
  • AFTER MET YOU (HeeJay)
  • Edina & Juan
  • Walk The Line - [Enhypen] SLOW UP
  • New Universe : Transmigration

(BUKAN BL❎) Judul sebelumnya (Who Knows?) Di awal part memang kurang menarik tapi dipart selanjutnya dijamin bakal ketagihan ......... "Ini lumah papa?" tanya anak itu dengan wajah cengo. Darion terkekeh kemudian menutup mulut sang anak yang sedang ternganga. "Bukan sayang, ini rumah kita," jawab sang papa dan langsung membuat Leon menatap wajah papa nya. "Papa nepet dimana? syampai bisya puna lumah besyan syepelti ini." Apa katanya? Darion yang sebelumnya berbangga diri dapat memperlihatkan rumah hasil kerja kerasnya harus dihempaskan ke jurang terdalam karena pertanyaan anaknya yang bilang Mansion megah itu adalah hasil ngepet! Supir nya bahkan sampai membekap mulutnya dengan tangan karena tawanya yang tiba-tiba akan meledak mendengar pertanyaan polos anak bosnya. "Sayang papa tidak ngepet papa memiliki sebuah perusahaan dan papa adalah bos nya makannya bisa memiliki tempat untuk kita bernaung sekarang," jelas Darion dengan sabar. Leon mengangguk-angguk tanda mengerti. "Ohh papa yan jaga lilin pasyi pelihalaan babi papa ada banak, nanti Lele mau liat ya papa." Oh Tuhan, anak itu salah tangkap! .......... ❎Stopp plagiator dilarang mendekat! Punya malu sikit lahh kalau mau punya cerita buat sendiri! Jangan nyolong punya orang:)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan