Keysha (Dan Luka)

Keysha (Dan Luka)

  • WpView
    Reads 78
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 24, 2024
Keysha iseng download aplikasi Tinder yang di sarankan sepupunya, "Yang benar aja, malu ah pake aplikasi gituan, kalau orang terdekat kita tau mau taruh dimana ini muka." Ujar keysha panjang lebar ke Bella yang notabene sahabat sekaligus sepupunyya itu. "Pakaai nama samaran, bego." "Tetap aja gue malu," "Ayolah, gue panasaran aplikasi nya." Keysha berdecak malas, tapi tetap download aplikasi itu juga, rasa penasaran dia terlalu tinggi. *** "Haii, Nadila." itu lah sapaan yang masuk ke room chat Keysha, ia sendiri memaki nama samaran, Nadila. *** "Gue terlalu keras kepala buat lo ngertiin,, dan gue terlalu buruk buat di pertahanin." ~ Nabila Keyshaa Zalfashaa "Maaf, gue gagal buat lo bahagia." ~ Malik Anthaleo Baskara . Yuk mampir, ini cerita baru dan sedikit banyak nya merupakan kisah asli dari teman aku, nama asli mereka (Nabila dan Arbi) ✨ Happy Reading Guys ✨💙
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • sorry (COMPLETE✔✔)
  • RadenRatih
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Bersamamu
  • Angelina (BERALIH KE WEBNOVEL)
  • SAGA [On Going]
  • ALEYA~~

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines