Dreams Come True [END]

Dreams Come True [END]

  • WpView
    Membaca 184,008
  • WpVote
    Vote 4,410
  • WpPart
    Bab 49
WpMetadataReadDewasaLengkap Rab, Des 24, 2025
Pernah terpikirkan olehmu? Saat kamu membuka mata untuk melihat betapa cerahnya matahari bersinar, tiba-tiba kamu menangkap ada siluet seorang laki-laki tampan yang sedang tertidur lelap sambil memeluk pinggangmu. Awalnya kamu berpikir bahwa kamu sedang bermimpi indah karena saking lamanya kamu jomblo sehingga Tuhan mengirimkan seorang laki-laki tampan melalui mimpi. Tapi, kamu mulai meragukan mimpimu karena kamu mulai merasakan pergerakan dari laki-laki tersebut serta sebuah elusan dipinggangmu yang terasa sangat nyata. Bagaimana hal ini bisa terjadi?! Padahal, kamu belum menikah bahkan belum punya pacar!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • A Tale Of True Love (Selesai)
  • See You In The Next Love Story
  • Everything Not Same (Selesai) ✔✔
  • Pernikahan Impian
  • Stay With Me ✔
  • Tunnel End Lights [TEL]
  • Oddly Coupley (Complete)
  • Colorful Destiny
  • Marriage With Mr. Actor (The End)
  • After the Vows (Selesai)

Terbangun dari tidurnya. Drupadi menyadari ada sosok lain di balik selimut putih yang ia kenakan. Tubuhnya terasa hangat oleh pelukan tubuh lain. Oh tidak! Siapa gerangan yang berani melakukan hal tidak senonoh kepada Drupadi yang terhormat. Merasa tubuh sang wanita bergerak, sosok lain itu membuka matanya dan mengeratkan pelukan pada tubuh Drupadi yang tak berpakaian. "Siapa kamu?!" hardik Drupadi sembari mendorong dada lelaki yang berbaring di sampingnya. Lelaki itu mengerjapkan matanya. Rambut sepunggungnya yang tebal terurai indah menghiasi tubuh kekar berkulit coklat terang. Tidak. Kacau sekali, siapa laki-laki ini? Mengapa berpenampilan aneh? Ia malah tersenyum manis menyilaukan, jika saja bukan begini situasinya, Drupadi akan memilih untuk melongo sekejap. "Kau terbangun? Apakah kau bermimpi buruk, Panchali?" * Ini cerita time travel, coba dibaca sedikit dulu. Siapa tau klop.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan