KEVIN (slow up!)

KEVIN (slow up!)

  • WpView
    Bacaan 801,554
  • WpVote
    Undian 56,045
  • WpPart
    Bahagian 22
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Ahd, Sep 15, 2024
WpInfo
Fiksyen Peminat
Seventeen
"Jadi antagonis? ga dulu deh mending turu" - Kevin Mahendra highest rank (17/07/24) : # 1 - boy # 1 - transmigrasiboy # 1 - brothership # 1 - seventeen # 1 - svt # 1 - dino # 1 - bungsu # 2 - family # 11 - gengmotor # 14 - kevin # 6 - transmigrasi # 12 - antagonis
Hak Cipta Terpelihara
#992
transmigrasiboy
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

Anda juga mungkin menyukai

  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi