Touch Me Again (END)

Touch Me Again (END)

  • WpView
    Reads 59,534
  • WpVote
    Votes 1,775
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 17, 2024
Ringkasan: Penulis : WARA Sampul : WUN J Porsche x Ryu "Tatap mataku dan katakan bahwa saat aku menggodamu barusan, itu tidak berhasil," Khun Porsche, pemilik Rose Club. Apakah ada orang yang tidak mengenalnya? Orang yang memiliki pesona dalam setiap gerakannya, terutama matanya yang sangat menawan. Porsche, yang mendapatkan ketenaran sebagai "orang yang tak tertahankan dan tidak pernah ketinggalan". Namun... "Aku tidak sedang mempermainkan Khun Porsche. Aku hanya tidak tertarik padamu." ....ada satu orang yang sama sekali tidak peduli dengan Porsche. Seme (atas) dalam cerita ini sangat kurang ajar, sangat tampan, dan memancarkan pesona yang luar biasa. Adapun uke (bawah), dia angkuh, pendiam, tenang, dan kalem, seperti kucing angkuh. Seme tergila-gila pada uke, yang mungkin pendiam, tapi dia balas menggodanya, tidak tertipu oleh tipuannya. Cerita ini merupakan spin-off dari "Teach me, Touch me." Pemeran utam dari kedua cerita adalah teman dekat.
(CC) Attrib. NonComm. NoDerivs
#42
novelthai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Kita-DewNani (B×B) ✓
  • [BL] The Mafia & His Bodyguard
  • [END] Transmigrated into the Villain's Younger Sister
  • Nerd's Bully
  • [END] LOVE ME AGAIN (BOSSNOEUL)

Pernahkah kalian mendengar bahwa "Kita punya cinta tapi Dunia punya norma?" Norma dan Aturan dunia yang sudah kami langgar bersama-sama Memang benar kata orang Cinta itu Buta sampai-sampai aku tak bisa membuka mata kembali untuk mencari sosok yang dapat menggantikan dirinya Menurutku dia sempurna, jauh dari kata sempurna tidak ada kata yang dapat mendeskripsikan bagaimanakah sosok dirinya "Aku akan melawan seluruh dunia hanya untukmu" "Tapi, kau tau bukan bahwa dunia ini tidak mendukung keputusan kita.." "Aku tidak percaya dengan yang namanya dunia, dunia terlalu kejam bagi orang-orang seperti kita.." "Aku tau itu tapi.. kita tidak bisa egois dunia punya aturan dan norma yang berjalan, mereka tidak akan mau untuk menyetujui keputusan kita.." "Jangan menyerah aku mohon, kita akan memperjuangkan nya bersama-sama melawan semua yang menghalangi kita.." "Aku tidak bisa.." "Kenapa kau menyerah? kita sudah pernah berjanji untuk selalu bersama-sama dalam menghadapi rintangan bukan?" Dia tak bergeming, hanya diam membisu setelah pertanyaan yang aku ucapkan, Mungkin hal ini terlalu berat untuknya --- Ketika netraku pertama kali melihat sosok dirinya yang berdiri dihadapanku. Satu kata yang terucap dari bibirku "Cantik" Kulitnya yang putih, garis rahangnya yang tegas, mata berwarna hazel, serta bulu mata lentik yang berkibar ketika terkena angin senja. Disini detik ini waktu ini aku pertama kali melihatnya. Ketika tak sengaja tatapan kami bertemu dia akhirnya tersenyum padaku, hatiku luluh seakan semua jiwaku terbawa bersama dengan senyumannya. --- Happy Reading

More details
WpActionLinkContent Guidelines