DIMENSION CHAOS S2 PART 1 (LUCK & CHAOS)

DIMENSION CHAOS S2 PART 1 (LUCK & CHAOS)

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 16, 2025
Pasca pertempuran yang menghancurkan bumi,Favsion bersama trio magi pindah menuju ke sebuah planet hijau yang bernama Four Leaf.Disana teknologi telah berkembang begitu pesat dan jauh lebih maju dan ramah lingkungan dikarenakan planetnya yang memang dipenuhi kehidupan dari flora dan fauna yang beragam,serta sejumlah makhluk humanoid yang memiliki kemiripan sempurna dengan manusia dan bahkan gen serta DNA mereka tidak bisa dibedakan dari manusia.Namun mereka tidak serta merta terlepas dari kejaran Dhika yang ingin memastikan dirinya berkuasa atas segala hal di dunia ini.Bersama dengan Chaos Brigade, Organisasi barunya yang dibentuk untuk mengatur ulang tatanan dan aturan dunia, Mereka memburu Favsion tanpa henti. Apa yang akan terjadi setelahnya?Ikuti kisahnya yang tentunya akan lebih menarik dan intens
All Rights Reserved
#178
shounen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RAHASIA SANG DUCHESS
  • Become the youngest prince [TERBIT]
  • The Advanturer Alisaa Allan
  • Twenty Turns_ END[Pre-Order]
  • {WN} Breakthrough with the Forbidden Master I
  • The Legend, Warrior From Neura (Volume 7)
  • You From The Future
  • Saint Of Athena

[HIATUS] Cahaya bulan menjadi saksi bisu pelariannya. Setiap langkah menjauhkannya dari tempat itu, dari kehidupannya, dari anaknya. Tapi di belakangnya... BRAK! Suara pintu yang dibanting membuat jantungnya mencelos. "Asa!!" Duke Roderic berdiri di ambang pintu, matanya berkilat marah, namun juga dipenuhi keputusasaan. Napasnya memburu saat tatapannya menyapu ruangan, hanya untuk menemukan ranjang kosong dan bayi mereka yang menangis keras di dalam boksnya. Giginya terkatup rapat. Rahangnya mengeras menahan amarah yang bercampur kepedihan. "Tidak lagi." Duke Roderic mendekat ke boks bayi itu, mengangkatnya ke dalam dekapan kuatnya. Tatapannya beralih ke jendela yang terbuka, angin malam yang dingin bertiup masuk, membawa aroma yang samar-jejak Asa yang masih terasa begitu dekat. "Aku bersumpah tidak akan membiarkanmu pergi... Lagi."

More details
WpActionLinkContent Guidelines