Chair-Mate: Far Beyond A Secrecy.

Chair-Mate: Far Beyond A Secrecy.

  • WpView
    Reads 13,944
  • WpVote
    Votes 1,183
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 26, 2025
Dua waktu; dua cerita yang berbeda. Dua hati; dua rasa yang berbeda. Dua seorang; dua dunia yang berbeda. Mora Rosaria; Lucien Von Halterschatz. Walau kedua remaja ini terperangkap pernikahan yang mengekang keduanya, namun tak disangka, dari bibit muda inilah mereka akan belajar. Belajar bagaimana mengembalikan sisi pertemanan yang mereka lalui di waktu dahulu, belajar mengerti arti pernikahan itu apa, belajar menghargai waktu, belajar menghargai keberadaan pasangan, belajar tentang perasaan manusia, belajar apapun yang terpenting Dialah tujuan akhirnya. Bagaimana cara memiliki prinsip, menjadi suami-istri yang baik, saling melengkapi. Haluan yang berbeda bukan berarti penghambat, betul? - Chair-Mate, 02.05.24. Instagram&Tiktok: @vonhalterschtz
All Rights Reserved
#454
nikahpaksa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] When the Stars are Tired
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • MetamorfoSoul
  • TEARS: Independent vs Gentleman [END]
  • Our Journey To Love
  • Cold Heart
  • Lady Mafia & Arrogant CEO
  • Kerfuffle (Tamat)
  • Lelaki Pilihan (Selesai)
  • Pasutri Satu Bimbingan√

[TAMAT-LENGKAP] Vote dan komentar sangat diapresiasi😺 Di kota yang tidak pernah benar-benar tidur, di antara bangunan yang dibangun dari ambisi dan jalanan yang tak pernah mengizinkan langkah berhenti terlalu lama, ada dua jiwa yang terus berjalan bukan karena tahu arah, tetapi karena tak tahu bagaimana cara berhenti. Prawira Dirja Kartasasmita yang tumbuh terlalu cepat, terlalu sunyi, terlalu terbiasa membungkam isi hati demi memenuhi ekspektasi. Hidup dalam dunia yang menuntut ketegasan tanpa jeda, di mana keberhasilan adalah mata uang, dan kelembutan dianggap kelemahan. Bukti nyata bahkan jiwa yang paling terlatih pun, pada akhirnya, bisa lelah juga. Rania Dwijaswari Atmadja yang dibesarkan dengan cinta dan tawa keluarga. Anak tunggal yang belajar menjadi dewasa sebelum waktunya, tetapi sering lupa bertanya apakah dirinya baik-baik saja. Di balik senyumnya tersimpan pertanyaan sederhana: akankah ia menemukan dirinya lagi jika terlalu lama beristirahat? Dalam perjalanan panjang yang penuh kebetulan untuk mencari tempat rehat dari kungkungan ekspektasi, akankah dua jiwa ini menemukan alasan untuk tetap duduk, ataukah pintu untuk pergi terasa lebih mudah untuk dijalani? #2 di Romansa (30 Juli 2025)

More details
WpActionLinkContent Guidelines