Story cover for ALVYN by aifryuuuu
ALVYN
  • WpView
    Reads 15,890
  • WpVote
    Votes 600
  • WpPart
    Parts 40
  • WpView
    Reads 15,890
  • WpVote
    Votes 600
  • WpPart
    Parts 40
Ongoing, First published Jun 16, 2024
Bagaimana jika gadis polos dan lemah lembut seperti Keira Aneska Calestyn bertemu dengan cowo dingin seperti Alvyn Denzzael Raymond? Cowo yang menjadi ketua salah satu gengster itu sangat ditakuti banyak orang. Hampir seisi sekolahnya sangat berhati-hati kepada Alvyn karna Alvyn bisa saja membunuh siapapun dengan mudah jika orang itu melakukan hal yang tidak Alvyn suka.

"Berani nyentuh milik gw, berarti juga harus berani terima akibatnya." -Alvyn Denzzael Raymond


start 17 Juni, finish 18 Agustusʚɞ
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add ALVYN to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
 BECOME THE PET OF THE FEMALE MAFIA [ END ] cover
DEVAN ALVIANO [SELESAI✔] cover
REZVAN : Better Together cover
EXORCIST (ON GOING) cover
ALVANDRA [TERBIT] cover
Dyandra [NEW VERSION]  cover
The enemy is my love cover
I'm Gladixsa cover

BECOME THE PET OF THE FEMALE MAFIA [ END ]

58 parts Complete

[NEXT AKAN DI REVISI+CHAPTER TAMBAHAN] Pernahkah kamu terbayang menjadi boneka dari seorang mafia wanita yang kejam dan tanpa belas kasih tetapi tanpa kamu tahu apa penyebab nya? Pintu baja berderit terbuka. Alvin mengangkat wajahnya perlahan. "Kau... siapa?" "Rosé," jawabnya singkat. "Kau akan mengingat nama itu mulai sekarang." Alvin menggeleng. "Kenapa aku di sini? Apa salahku?" Rosé tak menjawab. Ia hanya menatap wajah Alvin dalam-dalam. Tatapan itu tajam, menembus,seolah ia sedang mencari sesuatu yang tersembunyi di balik wajah polos Alvin. "Kau tidak salah...kau hanya sangat mirip" ucapnya pelan. "Maksudmu apa?" Rosé mendekat. Napasnya hangat namun dingin secara emosi, menyentuh wajah Alvin yang berkeringat. Ia merendahkan tubuhnya, menatap Alvin dari jarak dekat. Tangannya mengelus pelipis Alvin dengan pelan, seperti menyentuh hantu masa lalu. "Sudah kubilang, kau tidak perlu tahu sekarang" bisiknya. "Yang perlu kau lakukan... adalah bertahan." "Bertahan dari apa?!" Rosé menarik diri dan tertawa kecil,tawa yang hambar dan pahit. "Dari aku" katanya datar. Typo everywhere, sorry penulisan masih belum rapih dan kalo ada kesalahan please kasih tau yaa