TARGET [GL Lokal]

TARGET [GL Lokal]

  • WpView
    Прочтений 468
  • WpVote
    Голосов 31
  • WpPart
    Частей 3
WpMetadataReadДля взрослыхВ процессе
WpMetadataNoticeLast published вск, мар. 29, 2026
WpInfo
Fiction
LGBTQIA+
Lesbian
Coming Out and Self-Acceptance
Asexual and Aromantic
"Namaku Abel te" Ujar gadis mungil yang sekarang berdiri didepan Apartemen milik Charly "Kamu yang dimaksud sis Marta?" Tanya Charly tak yakin tapi dibalas anggukan cepat oleh gadis itu "Umur kamu berapa?" Tanya Charly memastikan "Baru masuk 17 te" Balas Abel dengan Cepat "Lah masih sekolah?" Abel mengangguk dengan santai yang semakin membuat Charly tak yakin "Masak kamu si?" Tanyanya bimbang, lalu dengan gamblang kembali berkata "Kamu itu ga cocok jadi wanita penghibur, sekolah dulu sana, saya cancel aja yang mau pesan kamu" _ LAPAK LGBT THANKS
Все права сохранены
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • REDLINE FEVER
  • Ku buat mauxIDR
  • Jomblo di eskul Pramuka
  • DEAR AYU {GL}
  • SELA ta KEY [END]
  • Adelia Story
  • Farel Dan Bella
  • My Bully My Obsession (GxG)(Season 1)

𝗥𝗲𝗱𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗙𝗲𝘃𝗲𝗿 adalah kisah tentang keingintahuan yang berubah jadi candu, obsesi yang tumbuh dari tatapan pertama, dan cinta yang melaju tanpa rem menuju kehancuran. Bianca Whitmore hidup dalam dunia yang tertata rapi---anak baik-baik dengan masa depan terjamin, reputasi bersih, dan segala hal yang sudah direncanakan untuknya. Tapi satu malam, satu langkah ke dalam sirkuit balap liar yang gemerlap dan berbahaya, mengubah segalanya. Di sana, ia melihatnya: Kaelith Noir. Pembalap tak terkalahkan dengan aura mematikan, dikelilingi mitos, bahaya, dan kesunyian. Pria dingin yang lebih percaya pada kecepatan daripada cinta. Awalnya, Kaelith tidak peduli. Bagi pria sepertinya, Bianca hanyalah penonton iseng yang datang, lalu pergi. Tapi ada sesuatu dalam diri gadis itu yang mengusik---cara dia menatap mesin-mesin buas itu dengan rasa takut dan kagum yang bersamaan, cara dia berdiri di tempat yang bukan dunianya, seolah menantang semesta. Rasa penasaran berubah jadi obsesi. Dan obsesi itu mulai menuntut lebih dari sekadar perhatian. Kaelith ingin Bianca. Sepenuhnya. Bahkan jika harus menginjak siapa pun yang menghalangi jalannya. Bahkan jika harus menarik Bianca lebih dalam ke dalam dunia yang tidak bisa ia tinggalkan. Namun, saat ketertarikan itu berubah menjadi sesuatu yang lebih kelam dan dalam, Kaelith mulai menyadari---Bianca bukan lagi sekadar hasrat. Dia adalah satu-satunya hal yang bisa membuatnya merasa hidup, dan sekaligus satu-satunya kelemahan yang bisa menghancurkannya. Dan ketika Bianca mencoba menjauh, Kaelith tahu satu hal pasti. Ia akan melajukan segalanya sampai batas terakhir, hanya untuk memastikan gadis itu tidak pernah bisa pergi. © 2025 élndrxn

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту