Story cover for Extraordinary Class by XixixiLovers
Extraordinary Class
  • WpView
    Reads 29,577
  • WpVote
    Votes 280
  • WpPart
    Parts 15
  • WpView
    Reads 29,577
  • WpVote
    Votes 280
  • WpPart
    Parts 15
Ongoing, First published Jun 16, 2024
Mature
1 new part
Pradipta, atau yang dipanggil Dipta, pindah ke sekolah baru yang bernama Semesta Raya. Sekolah no 1 yang terkenal seantero ibu kota. Sekolah yang dikatakan diisi oleh anak-anak spesial dan pintar yang tertutup dari dunia luar. Sekolah baru Dipta adalah sekolah terbaik dengan sistem pendidikan yang tak bisa ditiru oleh sekolah lainnya, rahasia yang sejak lama membuat sekolah Semesta Raya tak tergeser dari posisi satu di kota.
Setelah masuk ke dalam sekolah Semesta Raya, Dipta mulai menyadari ada yang aneh dari sekolah ini. Sistem yang tak biasa serta lingkungan sekolah yang tak pernah Dipta duga sebelumnya. Apa yang akan terjadi dengan Dipta? Mengapa juga ia sampai pindah ke sekolah Semesta Raya dari sekolah lamanya?
All Rights Reserved
Sign up to add Extraordinary Class to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Bagaskara Pradipta (END) cover
THE HOPE (END) cover
The Devilish Angels 1,5 cover
Cuekmu Keterlaluan cover
Hadir Sejenak {END} cover
SEMESTA cover
Cold and Careless [END] cover
kisah kitaa  cover
 C U P U(END) cover

Bagaskara Pradipta (END)

31 parts Complete

Bagaskara Pradipta terjerat pesona gadis cantik Kyra Anindira, Pindahan dari kampung membuat pria kelahiran Solo tersebut selalu mendapat bully-an--di sekolahnya. Bagaskara Pradipta berhasilkah meluluhkan sikap arogan Kyra Anindira, gadis Arogan yang berhasil memorak-porandakan hatinya ya. Dipta mengulum senyum, "Senang bisa duduk dengan kamu ra, semoga kamu juga senang ya," sekali lagi ia berucap. Brakk! Gebrakan meja menggema di ruangan kelas XI IPS, semua mata terpenjuruh kearah meja yang duduk di bangku urutan ke-empat yang berisikan Kyra dan Dipta. Sang pemilik mata cokelat bungkam melihat teman sebangkunya yang baru saja menggebrak meja menandakan bahwa ia tak ingin di ganggu oleh siapa-pun. Senyum, Jangan tidak senyum, tapi senyum yah. Sayang wajah cantik nan ayu kamu itu kalau di tekuk terus, Mubadzir. Senyum ya, -Dipta.