Let's Love Again

Let's Love Again

  • WpView
    Reads 158
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 18, 2025
Theo dan Vina sama-sama dikecewakan oleh cinta. Namun, mereka pantang berputus asa. Keduanya menyusuri jalan yang berkerikil tajam untuk saling bertemu. Hanya saja, hantu masa lalu enggan meninggalkan mereka. Hati yang sudah ternodai, kebohongan dan prasangka demi prasangka hadir menorehkan keraguan dalam diri Theo dan Vina. Apakah keduanya sudah layak dicintai dan saling mencintai lagi bahkan ketika mereka sendiri sadar bahwa cinta saja tidak cukup?
All Rights Reserved
#200
officeromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When Hearts Collide
  • Called It Love
  • Destination Wedding
  • My Home ✔ (KARYAKARSA)
  • I'm Already Yours
  • Aslan, Are you my last love?
  • Never Been Easy [Completed]
  • THIS WAY
  • Yang Sudah Tertakar tidak akan Tertukar

Sebagai salah satu staf paling teliti dan andal di Luminous Jewelry, anak perusahaan terkemuka dari The Gold Diamond Group. Kanina selalu menjalankan tugasnya tanpa cela. Kariernya stabil, hidupnya tenang, dan yang terpenting: dia jauh dari segala bentuk drama romansa kantor yang memusingkan. At least, that's what she thought. Semua berubah ketika ia melenggang memasuki ruangan tertinggi di kantor, ruangan milik Arzeno Kaivandra Yudistira. Sang Presiden Direktur. CEO muda penuh kharisma, tampan, dan... notoriously single. Sosok yang selalu menjadi perbincangan hangat di setiap sudut kantor, dan diam-diam, sumber kekacauan emosional bagi banyak wanita di Luminous. Tapi hari itu, Zeno-begitu semua orang memanggilnya-tidak memanggil Kanina untuk urusan pekerjaan. Kalimat yang keluar dari mulut pria itu sukses menghentikan denyut waktu. "Besok malam saya akan datang ke rumah kamu... untuk melamar." It was not a question. It was a declaration. Dan seketika, hidup Kanina yang tenang berubah menjadi medan tabrakan dua hati, penuh rahasia masa lalu, konflik internal, dan perasaan-perasaan yang terlalu sulit untuk diabaikan. Sebab cinta kadang datang... bukan dengan pertanyaan. Tapi dengan keputusan.*

More details
WpActionLinkContent Guidelines